Foto: detik
Agar-Agar Vs Jelly, Berikut Perbedaannya
Agar-agar dan jelly adalah dua jenis makanan penutup yang sering kali dianggap serupa, tetapi sebenarnya memiliki perbedaan. Berikut adalah beberapa hal yang membedakan agar-agar dan jelly :
1. Bahan Dasar
- Agar-Agar : Dibuat dari ekstrak rumput laut atau alga merah. Ini adalah bahan dasar yang memberikan tekstur kenyal pada agar-agar.
- Jelly : Bahan utamanya adalah jus buah, gula, dan pektin (zat pengental yang umumnya ditemukan di buah-buahan).
2.Asal Usul
- Agar-Agar : Banyak digunakan dalam masakan Asia, khususnya di Jepang dan Tiongkok. Pemakaian agar-agar meluas di dunia kuliner global.
- Jelly : Lebih umum ditemui di Eropa dan Amerika, dan dapat ditemukan dalam berbagai varian rasa.
3. Tekstur
- Agar-Agar : Memiliki tekstur yang lebih kenyal dan kaku daripada jelly. Ini sering digunakan dalam pembuatan puding atau sajian dingin lainnya.
- Jelly : Biasanya memiliki tekstur yang lebih lembut dan mudah meleleh di mulut. Dapat dihidangkan sebagai hidangan penutup atau digunakan sebagai lapisan di antara kue.
4. Pemanasan dan Pembekuan
- Agar-Agar : Tahan terhadap panas dan pembekuan, ideal untuk pemanasan tanpa kehilangan tekstur.
- Jelly : Lebih rentan terhadap panas dan cenderung meleleh saat dipanaskan.
5. Kandungan Gizi
- Agar-Agar : Rendah kalori dan tidak mengandung lemak atau kolesterol. Kaya akan serat dan memiliki beberapa nutrisi tambahan.
- Jelly : Biasanya mengandung lebih banyak gula dan kalori dibandingkan agar-agar. Kandungan nutrisinya tergantung pada jenis buah yang digunakan.
Penggunaan di Industri Makanan
- Agar-Agar : Banyak digunakan dalam industri makanan untuk membuat puding dan produk makanan penutup lainnya. Sering digunakan sebagai bahan pengental dalam pembuatan selai atau saus.
- Jelly : Digunakan dalam pembuatan selai, filling kue, dan sebagai hidangan penutup.
Varian Rasa :
- Agar-Agar : Dapat memiliki rasa yang netral atau bisa ditambahkan bahan-bahan seperti jus buah, sirup, atau siraman gula.
- Jelly : Varian rasa lebih terkait dengan jenis buah yang digunakan, sehingga memberikan variasi rasa yang lebih alami.

Mari bergabung berkontribusi kepada para petani lokal Indonesia dengan menjadi reseller produk-produk Timurasa. Klik timurasa.com atau login ke Instagram @timurasaindonesia
