Kisah Gorengan Di Berbagai Negara Kisah Gorengan Di Berbagai Negara

Foto : pergikuliner.com

  • RAA
  • Senin, 28 Desember 2020 - 11:18 WIB

Kisah Gorengan Di Berbagai Negara


Fritter atau di Indonesia dikenal sebagai gorengan adalah camilan daging, seafood, buah, sayuran atau bahan lainnya yang telah digoreng atau dilapisi tepung roti, atau hanya adonan tanpa bahan tambahan yang digoreng.

Ada beberapa variasi fritter di berbagai negara, berikut ini beberapa diantaranya : 


Brunei

Di Brunei, gorengan dikenal sebagai cucur dan dimakan sebagai makanan ringan. Cucur juga merupakan bagian dari makanan jalanan lokal dan biasanya dijual di gerai makanan di pasar.


Biasanya dibuat dengan isian pisang, udang, ubi dan sayuran (biasanya irisan kubis atau wortel). 


Beberapa buah lokal, saat sedang musimnya, juga dibuat. Umumnya durian, sukun, tibadak dan tarap 


Indonesia 


Di Indonesia, gorengan memiliki banyak varian yang dijual di gerobak keliling atau oleh pedagang kaki lima di seluruh Indonesia.


Berbagai macam bahan dibuat dengan adonan dan digoreng, seperti pisang goreng, tempe mendoan, tahu goreng, oncom, ubi jalar, singkong, tapai singkong, cireng, bakwan dan sukun.


Gorengan ini sering dimakan disertai dengan cabai rawit segar. Varian yang dikenal sebagai bakwan biasanya berisi tepung dengan potongan sayuran seperti wortel dan kol, sedangkan kentang goreng yang biasa disebut perkedel biasanya terdiri dari kentang tumbuk atau jagung yang digiling

Iran 


Varian Iran disebut Kuku yang datang dalam berbagai versi seperti kentang atau sayuran yang dibumbui. 

Jepang

Dalam masakan Jepang, gorengan disebut sebagai tempura dan merupakan sayuran atau makanan laut yang dicelupkan dan digoreng dengan adonan renyah ringan dan disajikan sebagai pelengkap hidangan utama.