Foto: orami
Jenis-Jenis Cabai Yang Wajib Anda Ketahui
Cabai merupakan bumbu dapur yang populer di seluruh dunia, dan dua jenis yang sering digunakan adalah cabai rawit dan jalapeno.
Meskipun keduanya memberikan rasa pedas, ada perbedaan signifikan antara keduanya dalam hal rasa, tingkat kepedasan, dan kegunaan.
Rasa
Cabai Rawit
Cabai rawit memiliki rasa pedas yang tajam dan kuat dengan sentuhan manis. Beberapa varietas cabai rawit mungkin memiliki rasa yang lebih kompleks, tergantung pada asal tempat dan ketebalan kulitnya. Namun dalam sebagian besar varietas, rasa pedas tetap menjadi yang utama.
Jalapeno
Jalapeno memiliki rasa pedas yang lebih ringan daripada cabai rawit. Jalapeno memiliki sedikit rasa manis. Rasa jalapeno cenderung lebih lembut.
Tingkat Kepedasan
Cabai Rawit
Cabai rawit adalah salah satu cabai terpedas yang dapat Anda temukan. Skala Scoville, yang digunakan untuk mengukur kepedasan cabai, menunjukkan bahwa cabai rawit memiliki nilai yang tinggi, seringkali mencapai hingga 100.000 hingga 300.000 unit Scoville atau bahkan lebih, tergantung pada varietasnya.
Jalapeno
Jalapeno memiliki tingkat kepedasan yang lebih rendah dibandingkan dengan cabai rawit. Rata-rata mencapai sekitar 2.500 hingga 8.000 unit Scoville, yang jauh lebih mudah ditoleransi oleh banyak orang.
Kegunaan
Cabai Rawit
Cabai rawit biasanya digunakan untuk memberikan rasa pedas yang intens dalam hidangan Asia Tenggara. Cabai rawit sering digunakan dalam saus sambal, mie pedas, atau hidangan pedas lainnya. Cabai rawit juga dapat digunakan dalam saus tomat, tetapi Anda harus berhati-hati dengan jumlah pemakaian karena rasa pedasnya.
Jalapeno
Jalapeno umumnya digunakan dalam hidangan Meksiko dan Amerika Latin. Jalapeno dapat diisi dengan keju, diiris tipis dan ditambahkan ke hidangan seperti nachos, burger, dan salad.
Kini telah hadir kopi khas Indonesia dari Timurasa, tersedia dalam berbagai varian kopi seperti arabika, robusta, dan house blend Timurasa Indonesia. Klik timurasa.com atau login ke Instagram @timurasaindonesia
