Foto: pixabay
Minum Kopi Bikin Panjang Umur? Simak Penjelasannya
Jenis biji kopi dan metode konsumsinya memiliki dampak pada manfaat yang dapat dirasakan. Berikut adalah panduan untuk mengonsumsi kopi dengan cara yang sehat dan berpotensi memberikan khasiat panjang umur.
Kopi mengandung sejumlah besar antioksidan yang dapat memberikan banyak manfaat kesehatan. Namun, manfaat ini dapat terbuang percuma jika cara mengonsumsinya tidak tepat.
Menurut sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam Jurnal Annals of Internal Medicine, minum kopi tanpa menambahkan pemanis dapat berhubungan dengan risiko kematian yang lebih rendah.
Ada beberapa cara menyehatkan untuk minum kopi dan meningkatkan potensi panjang umur.
1. Minum Kopi Hitam
Untuk mendapatkan manfaat kesehatan dari kopi, disarankan untuk memilih kopi hitam, yaitu tanpa campuran pemanis seperti gula, krimer, sirup, atau bahan pemanis lainnya.
Menurut Dr. Christina Wee dari Harvard Medical School, minum kopi dalam jumlah sedang dengan tambahan pemanis dapat mengurangi risiko kematian sekitar 30%.
Sementara itu, peminum kopi tanpa pemanis memiliki risiko kematian yang lebih rendah, berkisar antara 16 hingga 295 lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang tidak mengonsumsi kopi sama sekali.
2. Gunakan Pemanis Alami
Banyak orang cenderung menambahkan gula pasir ke dalam kopi mereka, meskipun tindakan tersebut memiliki risiko pada kesehatan, termasuk potensi peningkatan berat badan.
Ahli gizi Courtney D'Angelo mengingatkan bahwa mencampur gula pasir ke dalam kopi dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2. Meskipun demikian, ada alternatif pemanis alami yang dapat digunakan sebagai pengganti.
Dilansir dari berbagai sumber, beberapa pilihan pemanis alami yang lebih sehat daripada gula pasir adalah xylitol, stevia, yacon syrup, dan monk fruit sweetener. Menggunakan alternatif-alternatif ini dapat membantu menjaga kesehatan tanpa harus mengorbankan rasa manis dalam secangkir kopi Anda.
3. Tambahkan Protein
Anda dapat meningkatkan manfaat kesehatan kopi dengan menambahkan protein ke dalamnya. Menurut D'Angelo, protein memiliki peran penting dalam membangun otot, membakar lemak, dan memberikan energi.
"Protein akan membantu Anda merasa kenyang lebih lama, sehingga dapat mengendalikan keinginan untuk ngemil makanan yang tidak sehat," ujar D'Angelo.
Protein ini dapat diperoleh dengan mencampurkan bahan seperti krimer tinggi protein, susu kedelai, dan bubuk spirulina ke dalam kopi Anda. Dengan demikian, Anda dapat meningkatkan nilai nutrisi dari secangkir kopi Anda dan merasa lebih puas dalam waktu yang lebih lama.
4. Pilih Gelas Yang Tepat
Tidak hanya jenis biji kopi yang penting, tetapi juga jenis wadah atau gelas yang digunakan untuk minum kopi dapat memengaruhi manfaat kesehatannya.
Biasanya, kafe-kafe menyajikan kopi dalam gelas sekali pakai yang terbuat dari bahan kertas atau plastik. Namun, untuk mendapatkan manfaat kesehatan yang optimal, sebaiknya pilih cangkir keramik atau gelas kaca biasa.
Menurut ahli gizi Manaker, penggunaan gelas sekali pakai, terutama yang terbuat dari plastik, dapat berpotensi mengandung mikro-plastik yang dapat masuk ke dalam minuman kita. Hal ini berisiko memicu ketidakseimbangan hormon dan dapat mengganggu kesehatan. Oleh karena itu, disarankan untuk menggunakan cangkir keramik atau gelas kaca sebagai wadah minum kopi untuk menghindari risiko tersebut.
Kini telah hadir kopi khas Indonesia dari Timurasa, tersedia dalam berbagai varian kopi seperti arabika, robusta, dan house blend Timurasa Indonesia. Klik timurasa.com atau login ke Instagram @timurasaindonesia
