Proses Roasting Kopi Yang Berpengaruh Pada Rasa Yang Dihasilkan Proses Roasting Kopi Yang Berpengaruh Pada Rasa Yang Dihasilkan

Foto: pixabay

  • RAA
  • Sabtu, 07 Oktober 2023 - 09:38 WIB

Proses Roasting Kopi Yang Berpengaruh Pada Rasa Yang Dihasilkan


Proses roasting kopi adalah metode memasak kopi yang pada dasarnya melibatkan penghilangan kadar air dari biji kopi, mengeringkannya, dan mengembangkannya. Proses ini juga mengurangi berat biji kopi sambil memberikan aroma yang khas pada biji kopi tersebut.

Selama proses pemanggangan kopi, terjadi reaksi kimia yang mengubah karakteristik biji kopi. Semakin lama biji kopi dipanggang, semakin banyak perubahan kimia yang terjadi. Ketika biji kopi dipanggang, mereka akan berubah warna menjadi cokelat.

Oleh karena itu, biji kopi yang berwarna lebih gelap menandakan bahwa mereka telah dipanggang lebih lama. Namun, proses pemanggangan biji kopi bukanlah tugas yang sederhana. Ini melibatkan lebih dari sekadar memasukkan biji kopi ke dalam mesin pemanggangan dan memanggangnya. Sebenarnya, biji kopi akan menghasilkan kopi dengan karakteristik yang berbeda tergantung pada suhu pemanggangan, bahkan jika warnanya sama, karena seni roasting kopi melibatkan teknik yang rumit.

Tingkatan pemanggangan kopi yang paling umum digunakan, terutama di Indonesia, terbagi menjadi tiga yaitu light roast, medium roast, dan dark roast. Tingkatan ini adalah yang paling cocok untuk proses pemanggangan biji kopi jenis arabika. Berikut adalah penjelasan singkat mengenai tingkatan pemanggangan kopi:

1. Light Roast (Pemanggangan Ringan)
   - Pada tingkatan ini, biji kopi dipanggang hanya hingga mencapai suhu sebelum minyak biji keluar.
   - Biji kopi light roast memiliki warna cokelat muda dan terlihat lebih terang dibandingkan tingkatan pemanggangan lainnya.
   - Aroma biji kopi cenderung lebih asam, ringan, dan memiliki ciri khas rasa buah atau bunga.
   - Tingkatan pemanggangan ini mempertahankan karakteristik unik biji kopi arabika.

2. Medium Roast (Pemanggangan Sedang)
   - Pada tingkatan ini, biji kopi dipanggang hingga sebelum minyak biji keluar sepenuhnya, menciptakan biji kopi dengan warna cokelat yang lebih dalam.
   - Biji kopi medium roast memiliki rasa yang seimbang antara asam dan tubuh dengan aroma yang lebih kaya daripada light roast.
   - Ini sering dianggap sebagai titik "emas" di mana banyak karakteristik biji kopi terungkap.

3. Dark Roast (Pemanggangan Gelap)
   - Pada tingkatan ini, biji kopi dipanggang hingga suhu tinggi sehingga minyak biji keluar sepenuhnya. Ini menciptakan biji kopi dengan warna cokelat tua hingga hitam.
   - Biji kopi dark roast memiliki rasa yang kuat, penuh tubuh, dengan karakteristik rasa yang lebih berfokus pada rasa panggang atau pahit daripada asam atau aroma buah.
   - Tingkatan pemanggangan ini dapat menghilangkan beberapa karakteristik biji kopi arabika, tetapi menciptakan profil rasa yang khas.

Kini telah hadir kopi khas Indonesia dari Timurasa, tersedia dalam berbagai varian kopi seperti arabika, robusta, dan house blend Timurasa Indonesia. Klik timurasa.com atau login ke Instagram @timurasaindonesia