Salah Satu Yang Menjadikan Keharuman Aroma Kopi Anda Salah Satu Yang  Menjadikan Keharuman Aroma Kopi Anda

Foto: pixabay

  • RAA
  • Rabu, 30 Agustus 2023 - 13:27 WIB

Salah Satu Yang Menjadikan Keharuman Aroma Kopi Anda


Setelah melewati tahapan pengolahan biji kopi, penyimpanan, dan penjualan biji kopi mentah, langkah selanjutnya yang umumnya dilakukan adalah proses pemanggangan atau roasting.

Tahap ini dapat dianggap sebagai titik di mana biji kopi yang sebelumnya belum memiliki karakteristik yang khas diolah menjadi biji kopi yang memiliki identitas unik. Semua catatan, rasa, aroma setelah diseruput, dan rasa ajaib pada kopi dipengaruhi oleh langkah ini.

Meskipun terdengar sederhana, nyatanya membakar biji kopi agar menghasilkan karakter yang terbaik dan cita rasa yang nikmat bukanlah tugas yang mudah.

Banyak roaster kopi spesialis harus melalui beberapa percobaan, kegagalan dalam proses, dan uji coba sebelum akhirnya menemukan pola pemanggangan yang paling sesuai untuk setiap jenis kopi yang mereka proses.

Ada beberapa langkah atau fase yang terjadi dalam proses roasting biji kopi. Kecepatan peralihan biji kopi melalui masing-masing fase, termasuk tahap-tahap dan urutannya, biasanya direkam dalam data sangrai atau yang disebut sebagai profil sangrai.

Fase 1: Pengeringan (Drying)
Biji kopi mentah umumnya memiliki kandungan air sekitar 7-11%, yang tersebar merata di dalam struktur padat biji. Penting diketahui bahwa biji kopi tidak akan mengalami perubahan warna menjadi cokelat selama kandungan air masih ada. Saat biji kopi mentah dimasukkan ke dalam mesin sangrai, tahap pertama adalah biji kopi akan menyerap panas dan mulai menguapkan air. Proses pengeringan ini membutuhkan panas dan energi yang signifikan.

Fase 2: Penguningan (Yellowing)
Setelah air yang tersisa telah terbuang dari biji kopi, reaksi perubahan warna mulai terjadi. Pada fase ini, biji kopi masih padat dan memiliki aroma seperti beras basmati. Biji kopi mulai mengembang, dan kulit tipis biji yang mirip sekam mulai mengelupas. Pada titik ini, sekam atau kulit biji kopi tersebut dipisahkan dari biji yang sedang disangrai melalui aliran udara dalam sangrai. Kulit sekam kemudian dihilangkan untuk menghindari risiko terjadinya kebakaran karena sifat tipis dan mudah terbakar.

Fase 3: Pecahan Pertama (First Crack)
Ketika biji kopi mulai berubah warna selama fase penguningan, ada campuran gas karbon dioksida dan air yang menguap dalam biji kopi. Saat tekanan dari dua elemen ini mencapai puncaknya, biji kopi akan retak dan "meledak" untuk pertama kalinya. Tahap ini dapat dikenali melalui bunyi seperti pecahan kacang. Pada titik ini, karakteristik dan rasa khas biji kopi mulai terbentuk.

Fase 4: Pengembangan Panggang (Roast Development)
Setelah pecahan pertama, biji kopi biasanya memiliki tekstur lebih lembut di permukaan namun belum secara keseluruhan. Fase pengembangan panggang ini akan menentukan warna akhir dan "derajat" panggang biji kopi.

Fase 5: Pecahan Kedua (Second Crack)
Pada tahap ini, biji kopi akan memecah kembali untuk kedua kalinya, namun dengan bunyi yang lebih ringan dan halus. Minyak alami biji kopi biasanya muncul di permukaan biji saat mencapai fase ini. Banyak karakteristik keasaman kopi akan hilang pada tahap ini, dan rasa-rasa baru juga akan berkembang.

Dapatkan potongan harga sebesar 10% untuk bulan Agustus 2023 untuk selai kacang kenari dan selai kacang mete. Klik timurasa.com atau login ke Instagram @timurasaindonesia