Wajib Tahu! Sejarah Awal Mula Nugget Wajib Tahu! Sejarah Awal Mula Nugget

Foto: cookpad

  • RAA
  • Selasa, 15 Agustus 2023 - 15:20 WIB

Wajib Tahu! Sejarah Awal Mula Nugget


Ternyata, kepraktisan nugget berasal dari konteks perang yang sangat menarik. Waktu Perang Dunia II, ayam menjadi pilihan utama sebagai sumber protein bagi penduduk Amerika. Pada saat itu, militer Amerika Serikat menginstruksikan agar daging merah diberikan kepada tentara, menyebabkan pasokan daging sapi menjadi langka di rumah-rumah.

Situasi ini juga mendorong para pelaku bisnis untuk mengembangkan produksi unggas, seperti burung, yang lebih ekonomis dalam memenuhi permintaan yang tinggi akan ayam. Namun, perang berlangsung, dan akhirnya militer juga meminta agar pasokan ayam dialihkan untuk kebutuhan tentara.

Pada tahun 1945, tepatnya di musim semi, War Food Administration meminta hampir seluruh produksi unggas di wilayah utama seperti semenanjung Delmarva.

Nugget adalah contoh makanan yang dapat diolah dengan kreativitas dan disesuaikan dengan preferensi masing-masing orang. Dengan berbagai pilihan rasa dan jenis, nugget tetap menjadi salah satu hidangan yang dinikmati oleh banyak orang di berbagai usia. Sebagai makanan praktis dan lezat, nugget dapat menjadi alternatif yang menyenangkan dalam memenuhi kebutuhan gizi sehari-hari.

Permintaan yang muncul dari tentara ini sebenarnya memiliki dampak yang sangat penting bagi produsen dari wilayah barat tengah dan selatan, yang akhirnya meraih kesempatan besar untuk menguasai pasar di wilayah Timur. Namun, sayangnya, lonjakan produksi daging unggas yang dimaksud untuk memenuhi permintaan akhirnya menghadapi tantangan.

Setelah perang berakhir, permintaan akan daging unggas mengalami penurunan drastis. Pasokan daging merah pun kembali normal di rumah-rumah. Di tengah situasi ini, masalah muncul dalam hal porsi daging ayam.

Seiring dengan fakta tersebut, kebanyakan ayam saat itu dijual dalam bentuk utuh. Daging dari jenis burung lain juga terlalu kecil untuk memenuhi kebutuhan keluarga yang semakin bertambah setelah perang, tetapi di sisi lain, terlalu besar untuk dikonsumsi oleh satu orang saja.

Bagi para perempuan yang mulai bekerja di dunia luar rumah, mempersiapkan dan mengolah daging ayam utuh menjadi tugas yang cukup memakan waktu. Oleh karena itu, diperlukan inovasi baru untuk menghidupkan kembali minat masyarakat Amerika terhadap konsumsi ayam. 

Pada tahun 1963, seorang ilmuwan pertanian bernama Robert C. Baker berhasil menciptakan nugget ayam di laboratorium di Cornell University. Pada saat itu, nugget ayam adalah salah satu dari banyak produk unggas yang dikembangkan oleh Robert selama kariernya. Produk lain seperti ham kalkun dan hot dog ayam juga merupakan hasil inovasi Robert yang turut berperan dalam memajukan industri unggas di Amerika Serikat.

Dengan hadirnya inovasi nugget ayam ini, Robert menjadi agen perubahan dalam industri unggas. Para pemimpin industri sadar bahwa keuntungan tidak hanya berasal dari produksi ayam yang lebih banyak, tetapi lebih dari upaya meningkatkan nilai produk ayam itu sendiri.

Tapi sebaliknya, Robert tidak mematenkan resep nugget ayamnya; justru dia berbagi resep tersebut dengan ratusan perusahaan Amerika, yang kemudian mendapatkan manfaat dari inovasinya. Meskipun begitu, untuk benar-benar diterima oleh masyarakat Amerika, diperlukan beberapa bentuk referensi kesehatan mengenai konsumsi nugget ayam ini.

Nantikan promo kejutan dari Timurasa bulan ini. Dapatkan diskon menarik untuk berbagai produk-produk terbaik Timurasa Indonesia. Klik timurasa.com atau login ke Instagram @timurasaindonesia.