Hal-Hal Menarik Tentang Nasi Kuning Hal-Hal Menarik Tentang Nasi Kuning

Foto : cookpad.com

  • RAA
  • Sabtu, 19 Desember 2020 - 15:55 WIB

Hal-Hal Menarik Tentang Nasi Kuning


Dalam budaya Indonesia, nasi kuning memiliki makna simbolis. Nasi bewarna kuning itu dianggap mirip tumpukan emas.

Sehingga sering disajikan pada acara-acara perayaan; termasuk pesta, pindah rumah, menyambut tamu dan upacara pembukaan - sebagai simbol keberuntungan, kemakmuran, kekayaan dan martabat.

Nasi kuning cukup tersebar luas dan banyak ditemukan dalam budaya Indonesia. Bisa ditemukan dari Jawa hingga Sumatera, Bali dan Sulawesi.

Namun, hidangan ini paling erat kaitannya dengan tradisi Jawa dan Minahasa. Di Jawa, nasi kuning bisa berbentuk tumpeng dan biasa dimakan pada acara-acara khusus.

Bagian atas tumpeng biasanya diberikan kepada orang paling senior yang hadir. Salah satu varian nasi kuning yang paling populer berasal dari Manado di Sulawesi Utara, yang menggunakan cakalang sebagai lauknya.

Kunyit dan santan, terkadang juga termasuk pandan dan serai selama proses pemasakan dan pengukusan nasi, berkontribusi pada warna yang menggoda, wangi yang menyenangkan, tekstur lembut dan rasa nasi kuning yang gurih.

Rempah-rempah tertentu seperti kayu manis, kapulaga, cengkeh, dan daun salam, dapat ditambahkan untuk menyempurnakan hidangan nasi yang harum ini.

Nasi kuning biasanya disajikan dengan berbagai lauk pauk seperti telur dadar suwir, serundeng, urap, teri kacang, sambal goreng,  ayam goreng, orek tempe atau perkedel.


Nasi kuning yang lebih lengkap lagi bisa juga menambahkan otak sapi goreng, paru sapi goreng, empal daging, dan berbagai jenis makanan laut.

Biasanya nasi kuning disajikan dengan kerupuk udang atau emping dan ketimun serta tomat yang dipotong.