Sejarah Es Krim: Perjalanan Manis dari Zaman Kuno Sejarah Es Krim: Perjalanan Manis dari Zaman Kuno

Foto: pixabay

  • RAA
  • Sabtu, 27 Mei 2023 - 16:18 WIB

Sejarah Es Krim: Perjalanan Manis dari Zaman Kuno


Es krim, makanan penutup yang lezat dan menyegarkan, telah menjadi favorit di seluruh dunia. Dalam banyak budaya, es krim dianggap sebagai camilan yang menyenangkan dan pencuci mulut yang sempurna. Namun, apakah Anda pernah bertanya-tanya tentang asal mula makanan manis ini? Mari kita jelajahi sejarah es krim yang menarik.

Asal Mula Es Krim di Dunia Kuno
Meskipun kita mungkin mengasosiasikan es krim dengan era modern, kenyataannya, sejarahnya dapat ditelusuri kembali ke zaman kuno. Bangsa Mesir kuno diyakini telah menciptakan bentuk awal es krim, sekitar 4.000 tahun yang lalu. Mereka mencampur es dengan buah-buahan dan madu, menghasilkan makanan yang mirip dengan es krim.

Kontribusi Persia dan Cina
Kemudian, Persia berperan penting dalam perkembangan es krim. Mereka menciptakan minuman yang disebut "sharbats", yang terbuat dari jus buah yang dicampur dengan salju atau es. Sharbats dianggap sebagai pendahulu es krim modern.

Di Cina, ditemukan teknik pembuatan es dan es krim menggunakan campuran susu dan nasi yang beku. Pada abad ke-13, Marco Polo membawa cerita tentang es krim dari Cina ke Italia, memperkenalkan makanan manis ini ke Eropa.

Kehadiran Es Krim di Eropa
Pada abad ke-17, es krim mulai populer di Eropa, terutama di kalangan bangsawan. Raja Charles I dari Inggris bahkan mengangkat seorang penjaga khusus untuk menjaga resep es krim kerajaan. Teknik pembuatan es krim di Eropa mulai berkembang dengan penggunaan bahan-bahan seperti susu, gula, dan es batu.

Revolusi Industri dan Popularitas Es Krim
Revolusi industri di abad ke-18 membawa perubahan besar dalam produksi es krim. Penemuan mesin pendingin udara oleh Carl von Linde pada tahun 1876 memungkinkan pembuatan es krim secara massal dan distribusi yang lebih luas.

Pada awal abad ke-20, penemuan mesin pembuat es krim otomatis oleh Nancy Johnson dan mesin penggiling yang diperkenalkan oleh Thomas Marshall membuat produksi es krim semakin efisien. Hal ini mendorong pertumbuhan industri es krim dan meningkatkan popularitasnya di kalangan masyarakat umum.

Inovasi dalam Rasa dan Tekstur
Selama beberapa dekade terakhir, inovasi dalam rasa dan tekstur es krim terus berkembang. Varian rasa yang tak terhitung jumlahnya telah diciptakan, mulai dari rasa klasik seperti vanila, cokelat, dan stroberi hingga rasa eksotis seperti matcha, salted caramel, dan cookie dough.

Alun-Alun Indonesia
Grand Indonesia, Jl MH Thamrin No 1 Jakarta Pusat

The Food Hall
Senayan City, Jl Asia Afrika No 19, Kota Jakarta Pusat

Plaza senayan, Jl Asia Afrika No 8, Kota Jakarta Pusat

Grand Indonesia, Grand Indonesia Shopping West Mall

Kem Chiks Life Style Market
The Mansion at Kemang
Jl Kemang Raya No 3 - 5, Bangka, Kec Mampang Prapatan, Jakarta Selatan

Ingin tahu lebih lanjut? Klik timurasa.com atau login ke Instagram @timurasaindonesia