Mengenal Moke : Minuman Tradisional Khas Flores Mengenal Moke : Minuman Tradisional Khas Flores

Foto : merahputih.com

  • RAA
  • Sabtu, 05 Desember 2020 - 16:41 WIB

Mengenal Moke : Minuman Tradisional Khas Flores


Moke adalah minuman tradisional dari Pulau Flores, Indonesia yang terbuat dari Borassus flabellifer dan buah Arenga pinnata. 


Minuman ini memiliki banyak nama diantaranya sopi, dewe, namun lebih dikenal dengan sebutan Moke di Pulau Flores.


Moke dianggap sebagai simbol persahabatan dan keramahtamahan bagi masyarakat Pulau Flores.

Moke dibuat secara tradisional yang tekniknya diajarkan secara turun-temurun. Pembuatan minuman ini dilakukan di pekarangan rumah warga dengan menggunakan wadah tradisional dari tanah liat untuk proses pemasakannya.


Satu botol moke dapat dibuat kira-kira 5 jam karena proses menunggu setetes demi setetes hasil fermentasi menggunakan alat bambu.


Moke kualitas terbaik disebut oleh penduduk floren sebagai Bakar Menyala atau panas dan menyala.


Bakar menyala tidak seperti Moke biasa yang memiliki efek alkohol, minuman ini baik untuk kesehatan peminumnya.


Moke dibagi menjadi dua jenis : 


1. White Moke 


Moke ini dibuat dengan memasak Borassus flabellifer dan buah Arenga pinnata. Proses pembuatannya dengan menggunakan tongkat bambu, dicuci, dikeringkan, dan buah dimasukkan ke dalam bambu kemudian digantung dan dipukul beberapa kali, kemudian potong ujung bambu.

Dari proses tersebut akan keluar cairan berwarna putih dari bambu, cairan ini disebut white Moke.

Moke putih ini memiliki rasa yang manis dan bisa dimasak untuk dijadikan gula merah.

2. Black Moke 

Moke hitam terbuat dari fermentasi Moke putih. Black Moke sering disajikan dalam pesta dan upacara adat.