Foto : pemudafm.com
Lahang : Minuman Manis Dari Pohon Aren Khas Jawa Barat
Lahang adalah minuman manis dan dingin tradisional khas Jawa Barat. Minuman ini terbuat dari getah aren , dan dikenal sebagai minuman isotonik tradisional.
Lahang diproduksi melalui penyadapan pohon aren. Bagian yang disadap adalah bunga jantan dari tanaman aren tersebut.
Untuk menjaga kesegarannya, petani biasanya akan menyadap bunga pada dini hari.
Umur optimal pohon Aren yang cocok untuk disadap adalah lima tahun atau lebih. Menyadap getah dari pohon Aren membutuhkan ketrampilan, sebelum dipasang tabung, tongkol bunga jantan harus dibersihkan agar tidak terkontaminasi dari kotoran.
Cairan getah perlahan-lahan menumpuk dan menetes ke dalam wadah bambu. Setelah jangka waktu tertentu, getah akan dikumpulkan.
Dalam keadaan tertentu bila nira pohon aren dibiarkan di udara terbuka terlalu lama, cairan nira tersebut akan terfermentasi dan berubah menjadi cuka atau tuak.
Getah rasa manis tersebut kemudian dicampur dengan es dan siap disajikan.
Es lahang biasanya dijual sebagai minuman penyegar, dijual pinggir jalan dalam tabung bambu besar.
Lahang biasanya diproduksi bersama dengan gula aren (gula aren), tuak (arak aren) dan manisan dodol, karena semuanya adalah hasil dari pohon aren.

