Foto : idntimes.com
Mengenal Nasi Kucing, Nasi Legendaris Yang Menjadi Santapan Banyak Orang
Nasi kucing juga dikenal sebagai sego kucing adalah hidangan nasi Indonesia yang berasal dari Yogyakarta, Semarang, dan Surakarta dan terus menyebar.
Hidangan ini terdiri dari seporsi kecil nasi dengan varian topping, biasanya sambal, ikan kering, dan tempe yang dibungkus dengan daun pisang.
Istilah nasi kucing diambil dari ukuran porsinya. Porsi nasi yang disajikan memiliki ukuran yang sama dengan porsi orang Jawa untuk kucing peliharaan mereka, maka dari itulah diberi nama nasi kucing.
Ada variasi nasi kucing lainnya, yang disebut sego macan dimana memiliki porsi tiga kali lebih besar dari porsi nasi kucing biasa.
Disajikan dengan nasi bakar, ikan kering, dan sayuran. Layaknya nasi kucing, sego macan disajikan dibungkus dengan daun pisang dan kertas.
Nasi kucing sering dijual dengan harga murah di warung kecil pinggir jalan yang disebut angkringan.
Di warung angkringan sekarang ini, biasanya nasi kucing disajikan dalam berbagai macam pilihan isian.
Nasi ikan teri dengan orek tempe dan sambal, nasi ikan tongkol orek tempe sambal atau nasi cumi orek tempe dengan sambal korek dan berbagai pilihan lainnya tergantung daerah dan penjualnya.
Dan di warung angkringan tersebut, Anda juga disuguhi berbagai macam pilihan sate. Umumnya sate yang disajikan adalah sate usus, sate bakso bakar, sate bakso goreng, sate ati ampela ataupun sate sosis.
Anda bebas memilih sate, dan anda bisa menaruh sate pilihan Anda di piring plastik yang disediakan, lalu anda bisa meminta penjual untuk memanggang sate dan diberikan bumbu tambahan.
Selain menu makanannya yang bervariasi, Anda juga diberikan pilihan minuman sachet seperti kopi,susu, hingga wedang jahe racikan dengan gula aren/gula pasir.
