Foto : belibakpia.com
Merasakan Manis Lezatnya Bakpia Yang Ternyata Juga Populer Di Filipina
Bakpia adalah kue isi kacang yang populer di Indonesia dan Filipina yang awalnya diperkenalkan oleh imigran Fujian di pusat kota kedua negara sekitar pergantian abad kedua puluh.
Hidangan ini adalah suguhan lezat murah meriah yang tersedia secara luas dan hadiah favorit untuk keluarga, teman dan kerabat.
Di Indonesia juga dikenal sebagai bakpia pathok, diambil dari nama daerah pinggiran Yogyakarta yang mengkhususkan diri pada kue.
Roti gulung manis ini mirip dengan pia Indonesia yang lebih besar, satu-satunya perbedaan adalah ukurannya.
Berikut ini adalah empat isian bakpia tradisional dan paling populer, meskipun baru-baru ini isian lain telah dibuat seperti cappucino, keju, coklat, custard, durian, mangga, nanas dan pandan.
1. Kacang Hijau
Bakpia yang paling populer di Indonesia dan Filipina adalah bakpia kacang hijau. Sesuai dengan namanya, isiannya adalah pasta kacang hijau yang manis.
2. Babi
Bakpia babi populer di Filipina diisi dengan pasta remah roti gurih yang ditaburi manisan wintermelon, dibumbui dengan daun bawang dan diperkaya dengan manisan lemak punggung babi, sesuai namanya. Jenis hopia ini juga kadang-kadang disebut sebagai hopyang maalat ( bahasa Tagalog untuk "hopia asin").
3. Ubi ungu
Ube hopia atau hopyang ube adalah salah satu varian bakpia dari Filipina yang menggunakan ubi ungu.
Isiannya mirip dengan halayáng ube (selai ube), makanan penutup tradisional Filipina yang biasa dikonsumsi selama musim Natal.
Seperti hidangan berbahan dasar ube lainnya, hidangan ini memiliki warna ungu cerah yang unik dan rasa manis.
Ube hopia pertama kali diperkenalkan pada 1980-an oleh Gerry Chua dari Eng Bee Tin, jaringan toko makanan Tionghoa Filipina di distrik Binondo, Manila yang terkenal karena perpaduan tradisi kuliner Tiongkok dan Filipina.
