Foto: tourdibali
Tradisi Pemberian Nama-Nama Khas Bali
Bali menjadi wilayah di Indonesia yang memiliki kunjungan wisata terpadat dan tersibuk dibandingkan wilayah lainnya. Hal ini disebabkan karena Bali memiliki pemandangan alam yang indah dan budaya yang unik. Kebudayaan tersebut dipengaruhi oleh agama Hindu yang ada dari masa ke masa.
Sebagai tempat tinggal terbesar bagi umat Hindu, Bali memiliki budaya Hindu yang mempengaruhi sebagian besar kehidupan sehari-hari dari tarian tradisional dari Bali termasuk namanya. Umumnya, nama Bali diambil oleh budaya Hindu dengan menggunakan sistem kasta.
Meskipun tradisi penamaan orang Bali berdasarkan kasta telah dihapus sejak lama, tetapi beberapa orang Bali tetap menggunakan nama mereka karena suatu alasan. Nama mereka memiliki frasa unik.
Berikut ini beberapa diantaranya :
Ida Bagus
Ida Bagus didedikasikan untuk mereka yang lahir sebagai keturunan kasta Brahmana. Kasta ini menjadi kasta tertinggi dalam budaya Hindu.
Orang Bali yang termasuk kasta Brahmana biasanya orang yang religius. Orang Bali yang memiliki nama Ida Bagus memiliki arti bahwa mereka adalah orang yang tampan yang dianggap sebagai orang terhormat di sekitar lingkungan mereka.
Itulah sebabnya pada umumnya nama ini digunakan untuk nama seorang pendeta atau pemuka agama.
Saat ini, nama Ida Bagus biasa digunakan untuk anak laki-laki Bali. Orang tua Bal memiliki harapan agar putra mereka tumbuh sebagai pria yang tidak hanya memiliki paras yang tampan tetapi juga seorang yang religius dengan akhlak yang mulia.
Ida Ayu
Ida Ayu dipersembahkan kepada mereka sebagai orang Bali yang lahir sebagai keturunan kasta Brahmana. Nama ini memiliki arti yang hampir sama dengan nama Ida Bagus namun hanya untuk anak perempuan. Jika setiap anak laki-laki diberi nama oleh Ida Bagus dalam kasta Brahmana, maka anak perempuan tersebut akan memiliki nama dengan Ida Ayu.
Umumnya orang Bali akan menyebut Ida Ayu dengan Dayu yang memiliki arti orang yang baik hati dengan pertimbangan yang bijaksana dalam mengambil keputusan.
Oleh karena itu nama ini dulunya cocok untuk para pemuka agama perempuan karena orang-orang biasa datang kepada mereka untuk meminta nasehat.

