Soto, Nasi Goreng, Bubur Ayam Sangat Cocok Jika Ditambahkan Topping Salah Jenis Kerupuk Asli Indonesia Ini Soto, Nasi Goreng, Bubur Ayam Sangat Cocok Jika Ditambahkan Topping Salah Jenis Kerupuk Asli Indonesia Ini

Foto : korankaltim.com

  • RAA
  • Selasa, 24 November 2020 - 16:29 WIB

Soto, Nasi Goreng, Bubur Ayam Sangat Cocok Jika Ditambahkan Topping Salah Jenis Kerupuk Asli Indonesia Ini


Emping adalah sejenis kerupuk khas Indonesia, terbuat dari kacang melinjo.

Emping memiliki rasa yang agak pahit. Jajanan emping biasanya tersedia di pasar  dalam berbagai varian rasa seperti original, asin, pedas atau manis, tergantung penambahan garam atau gula karamel.

Produksi emping biasa dilakukan di industri rumahan dengan emping secara tradisional dibuat dengan tangan.

Biji melinjo ditumis dengan api sedang tanpa minyak, atau terkadang menggunakan pasir sebagai media.

Beberapa orang merebus biji melinjo untuk memudahkan proses pengupasan. Kulit luar yang lebih lembut dan kulit bagian dalam yang lebih keras dari biji dikupas dengan tangan.

Masing-masing biji melinjo dipukul dengan alu kayu atau ditekan dengan silinder batu untuk membuat emping rata dan bulat, kemudian disusun dalam nampan yang terbuat dari anyaman bambu dan dijemur seharian penuh.

Tiap emping biasanya dibuat dari satu biji melinjo, meski ada varian yang menggabungkan beberapa biji untuk menghasilkan emping yang lebih besar dengan ukuran yang mirip dengan krupuk.

Namun emping besar ini sering dicampur dengan jenis pati lain, seperti pati jagung atau umbi.

Ada dua jenis ketebalan emping yang tersedia di pasaran, tipis dan tebal. Emping tipis biasanya polos atau asin, sedangkan emping tebal biasanya manis, dilapisi gula karamel atau dibumbui dengan cabai.

Emping sering disajikan sebagai camilan atau pendamping hidangan tradisional Indonesia.

Kerupuk ini sering ditambahkan sebagai topping untuk masakan Indonesia seperti soto, nasi uduk, sop buntut, gado-gado, lontong sayur, nasi goreng, nasi kuning, laksa dan bubur ayam.