Foto : unileverfoodsolutions.com
Kentang Tumbuk Khas Indonesia Yang Hampir Selalu Ada Di Setiap Tempat Kuliner
Perkedel adalah salah satu makanan khas Indonesia yang terbuat dari kentang tumbuk, daging cincang, jagung atau tahu yang dikupas dan digiling, atau ikan cincang.
Perkedel yang paling umum dibuat dari kentang tumbuk, namun ada varian populer lainnya yang mencakup perkedel jagung dan perkedel tahu dan perkedel ikan.
Di sebagian besar wilayah Indonesia disebut perkedel; Namun, dalam bahasa Jawa disebut begedil, dan juga disebut demikian di Malaysia dan Singapura, yang menunjukkan bahwa gorengan ini diperkenalkan oleh imigran Jawa ke Malaysia dan Singapura.
Perkedel diyakini berasal dari frikadeller Belanda, yang sebenarnya adalah bakso Denmark atau hidangan daging cincang.
Hal ini disebabkan oleh hubungan sejarah dan kolonial Indonesia dengan Belanda. Berbeda dengan frikadeller, bahan utama perkedel bukanlah daging, melainkan kentang tumbuk.
Cara pembuatan nya sebelum dihaluskan, kentang diiris dan irisan kentang tersebut tidak direbus karena dapat menyebabkan perkedel menjadi terlalu lembek.
Kentang tumbuk tersebut digoreng dicampur dengan perbandingan 1: 1 dengan daging giling atau kornet.
Namun, terkadang perkedel biasa mengandung lebih sedikit atau tidak ada sama sekali daging.
Campuran tersebut kemudian dicampur dengan daun bawang cincang dan dibumbui dengan bubuk lada putih, kemudian dibentuk menjadi roti bulat pipih dan dicelupkan ke dalam kuning telur atau telur kocok, sebelum digoreng.
Perkedel adalah hidangan populer, baik untuk lauk atau hidangan pembuka. Di Indonesia biasanya disajikan dengan nasi kuning sebagai bagian dari tumpeng, lalu di soto ayam hingga sayur sop.
