Foto: kalderanews
Selamat Hari Pramuka 14 Agustus 2022, Simak Sejarahnya
Selamat hari Pramuka 14 Agustus 2022. Gerakan Pramuka berdasar pada gerakan kepanduan yang suadh ada sejak zaman Hindia Belanda. Hal ini dimulai dari munculnya NPO (Nederlandesche Padvinders Organisatie), sebuah organisasi Belanda pada tahun 1912. NPO berubah menjadi Nederlands-Indische Padvinders Vereeniging) atau Persatuan Pandu-Pandu Hindia Belanda dua tahun kemudian.
Pada tahun 1916, Mangkunegara VII membentuk JPO (Nederlandesche Padvinders Organisatie). Lahirnya JPO menjadi pemicu untuk terbentuknya organisasi kepanduan lainnya seperti Hizbul Wathan (1918), JJP (1923( (Jong Java Padvinderij), dan Nationaal Indo Nationale Padvinders (NP), Nationaal Indonesische Padvinderij (NATIPIJ), dan Pandoe Pemoeda Sumatra (PPS) (1926).
Menjamurnya organisasi pramuka di Indonesia membuat Belanda melarang organisasi kepramukaan selain milik Belanda. KH Agus Salim memperkenalkan istilah Pandu atau Kepanduan untuk organisasi kepramukaan milik pribumi.
23 Mei 1928, munculah PAPI (Persaudaraan Antar Pandu Indonesia) yang terdiri atas INPO, NATIPJ hinga PPS. Pada 9 Maret 1961, Presiden Soekarno mengumpulkan tokoh gerakan kepanduan di Indonesia dan menunjuk panitia untuk pembentukan gerakan Pramuka yang terdiri dari Sultan Hamengkubuwono IX Prof Prijono, Dr A Aziz Saleh, Achmadim dan Muljadi DJodjo Martono.
Pada 14 Agustus 1961 dibentuklah MAPINAS (Majelis Pimpinan Nasional) yang diketuali Soekarno, Wakil Ketua I Sultan Hamengkubowono IX dan Wakil Ketua II Dr A Aziz Saleh. Gerakan Pramuka pun diperkenalkan secara resmi pada upacara di halaman Istana Negara. Hal ini ditandai dengan penyerahan Panji Gerakan Pramuka dari Soekarno ke Sultan Hamengkubuwono IX.

