Foto : materibelajar.co.id
Berbagai Macam Variasi Wayang Wong Khas Indonesia
Selain pada tradisi tari Jawa, varian tari wayang wong/wayang orang juga terdapat pada tradisi daerah lain, termasuk pada tradisi Bali dan Sunda. Berikut ini pembahasannya :
1. Wayang Wong Bali

Foto : balipost.com
Wayang wong Bali mengacu pada drama tari wayang versi Bali.
Penyajiannya yang kekinian biasanya dimasukkan ke dalam tari kecak, di mana penggalan atau episode Ramayana dipertunjukkan di tengah nyanyian penari kecak.
Namun versi wayang wong Bali yang tidak menyertakan penari kecak juga sudah ada, khususnya di Ubud.
Wayang wong Bali biasanya dikaitkan dengan Kabupaten Buleleng.
2. Wayang wong Cirebon

Foto : radarcirebon.com
Wayang wong Cirebon mengacu pada tradisi drama tari wayang di kota Cirebon, Jawa Barat.
Cirebon memiliki dua gaya wayang wong. Yang pertama adalah versi rakyat biasa atau desa di mana para pemainnya bertopeng.
Yang kedua adalah varian keraton Cirebon di mana penari membuka topengnya. Wayang wong Cirebon berkembang pada awal abad kesembilan belas, dan mempengaruhi wayang wong Priangan pada akhir abad tersebut.
3. Wayang wong Priangan

Foto : dw.com
Wayang wong Priangan mengacu pada drama tari wayang versi Sunda, yang dikembangkan di daerah Priangan di jantung Jawa Barat.
Wayang wong Priangan berkembang pada akhir abad kesembilan belas, mencapai popularitasnya di Kabupaten Bandung, Sumedang, Garut dan Sukabumi pada periode sebelum Perang Dunia II.
Dan surut pada akhir 1960-an seiring dengan menyusutnya penonton. Dalam tradisi Sunda, tradisi wayang yang paling lazim adalah wayang golek.
Meski demikian, pertunjukan drama tari bertema wayang juga ada, biasanya dipentaskan dalam drama tradisional sandiwara Sunda.
