Festival-Festival Kebudayaan Khas Nusantara Festival-Festival Kebudayaan Khas Nusantara

Foto: merdeka

  • RAA
  • Kamis, 12 Mei 2022 - 10:57 WIB

Festival-Festival Kebudayaan Khas Nusantara


Indonesia adalah negara besar yang kaya akan budaya dari berbagai suku bangsa. Suku Bangsa ersebut biasanya mengadakan upacara tertentu untuk merayakan, memperingati, atau menghormati sesuatu atau seseorang yang penting yang berkontribusi pada mereka di masa lalu.

Seiring berjalannya waktu, upacara ini juga berkembang untuk menarik wisatawan untuk berkunjung ke tempat tersebut.

Beberapa desa dan kota mengubah metode konvensional mereka dalam mempraktekkan upacara menjadi festival besar yang penuh dengan peragaan busana, tarian tradisional, dan pertunjukan seni.

Berikut ini beberapa diantaranya : 

Pesta Reba
Foto: liputan6

Pesta Reba adalah salah satu pesta adat yang diadakan di Nusa Tenggara Timur. Acara adat ini berlangsung di Kampung Bena yang terletak sekitar 12 kilometer dari Bajawa, Flores, dan diadakan dalam rangka menyambut tahun baru. Pesta ini biasanya diadakan pada bulan Desember, Januari, hingga Februari.

Puncak Festival Reba biasanya diadakan pada pertengahan Januari sekitar 14-16 Januari setiap tahunnya. Pesta ini dipimpin oleh tokoh adat atau tokoh adat yang biasa disebut dengan nama Mosalaki. Seluruh masyarakat Ngada juga ikut ambil bagian dalam pesta ini.

Kata Reba berasal dari nama salah satu pohon kayu di Flores yang disebut kayu Reba. Reba berkaitan erat dengan ubi atau uwi (singkong). Namun, Reba juga bisa berarti larangan menebang bambu (Reba Bheto) dan juga larangan mengambil kelapa (Reba Nio).

Timba Laor
Foto: merdeka

Festival Timba Laor di Ambon merupakan festival yang memiliki konsep mirip dengan Festival Bau Nyale di Lombok.

Sama halnya dengan Festival Bau Nyale, dalam Festival ini juga terdapat kegiatan mencari cacing laut di antara karang-karang yang berada di sepanjang pantai setiap satu tahun sekali.

Bahasa “Timba Laor” sendiri berarti “menangkap cacing laut”. Tradisi ini telah dilakukan secara turun temurun dan masih berlangsung hingga saat ini. 

Perbedaannya hanya terletak pada waktu festival. Festival Timba Laor berlangsung sekitar bulan Maret dan April. Festival ini diadakan di kawasan pesisir Nusaniwe dan kawasan Leitimur Selatan.

Festival Laora Timba biasanya diakhiri dengan memasak hasil tangkapan cacing laut ‘Laor’ yang kemudian dihidangkan untuk makan bersama. Ada juga pertunjukan budaya yang digelar dengan menampilkan berbagai kesenian daerah.

Festival Danau Sentani
Foto: adira

Danau Sentani adalah salah satu danau terbesar dan terindah di Indonesia. Danau ini terletak di bagian timur Indonesia, tepatnya di Papua.

Papua memiliki banyak keunikan mulai dari Pegunungan Jayawijaya dengan puncaknya yang bersalju, Taman Laut Nasional Raja Ampat yang selalu masuk dalam kategori destinasi terfavorit, dan juga Danau Sentani yang indah.

Festival Danau Sentani merupakan pesta yang melibatkan 16 suku di Papua. Festival ini diisi dengan tarian tradisional di atas kapal, tarian perang khas Papua, upacara adat seperti penobatan Ondoafi, dan sajian berbagai kuliner khas Papua. Berbagai macam pertunjukan adat, seni, dan budaya dihadirkan. Hal ini dilakukan oleh orang-orang dari berbagai suku di Papua.

Para peserta akan menampilkan budaya tradisional mereka seperti tarian khas yang diiringi lagu-lagu daerah. Festival ini sudah menjadi tradisi di Papua sejak tahun 2007.  Festival Danau Sentani diadakan selama lima hari berturut-turut yang biasanya dimulai dari tanggal 19 hingga 23 Juni di kawasan wisata Khalkote, Sentani Timur.


 

Tokopedia Timurasa

Shoppee Timurasa

Blibli Timurasa

Lazada Timurasa