Foto : unileverfoodsolution
Apa Yang Anda Pikirkan Ketika Mendengar Kata Pecel?
Pecel adalah salah satu makanan khas tradisional Jawa, terdiri dari sayuran yang dicampur dengan kuah kacang, biasanya disajikan dengan nasi putih atau lontong.
Bumbu kacang yang digunakan pada pecel sangat mirip dengan yang digunakan pada gado-gado.
Namun, saus kacang untuk pecel tidak mengandung santan. Pecel sangat erat kaitannya dengan masakan Jawa, sedangkan gado-gado biasanya dikaitkan dengan masakan Betawi dan Sunda.
Pecel bisa dibuat sendiri, tapi sering dijual di restoran khas Jawa atau di warung makanan.
Pecel ini juga dijual oleh Mbok bakul pecel, perempuan penjual pecel keliling yang membawa bahan pecel dalam keranjang anyaman bambu dan sering menjajakan dagangannya di pemukiman, pasar, atau stasiun kereta api.
Pecel berasal dari Jawa, namun tidak diketahui asal pastinya. Sayuran yang dicampur saus khusus telah dikonsumsi di Jawa selama berabad-abad.
Ary Budiyanto, seorang antropolog dari Universitas Brawijaya di Malang, Jawa Timur, mengemukakan bahwa ada teks kuno yang menggunakan istilah "pecel" untuk mengacu pada persiapan makanan dengan cara mengoleskan atau mencampurkan suatu zat di atas bahan utama.
Belakangan, istilah itu merujuk pada jenis hidangan sayuran dengan saus. Istilah “pecel” disebutkan dalam naskah Sanghyang Siksakanda Ng Karesian yang ditulis pada tahun 1518, dan diartikan sebagai sambal yang disajikan dengan ayam.
Saat ini, sambal pecel bisa disajikan dengan lawar (lalapan mentah) atau kuluban (lalapan matang).
Pecel juga disebutkan dalam Babad Tanah Jawi, disusun sekitar abad ke-17 atau ke-18, yang menunjukkan bahwa kata Jawa" pecel" mengacu pada tindakan memeras, karena sayuran yang direbus atau diperas dengan tangan untuk memisahkannya dari air.
Pecel terdiri dari kangkung rebus tauge, kacang panjang, ketimun, daun singkong, dan kemangi.
Disajikan dengan kuah yang terbuat dari kacang tanah goreng yang dicampur air, garam, gula aren, air asam jawa, cabai, lengkuas, daun jeruk purut, dan bawang putih.
Lauk tambahan bisa disajikan bersama pecel seperti tempe goreng atau tahu, perkedel kentang, bakwan jagung, rempeyek kacang yang renyah, atau krupuk.

Foto : merdeka.com
