Festival-Festival Kebudayaan Unik Nusantara Festival-Festival Kebudayaan Unik Nusantara

Foto: tribunnews

  • RAA
  • Kamis, 05 Mei 2022 - 14:30 WIB

Festival-Festival Kebudayaan Unik Nusantara


Indonesia adalah negara besar yang kaya akan budaya dari berbagai suku bangsa. Suku Bangsa ersebut biasanya mengadakan upacara tertentu untuk merayakan, memperingati, atau menghormati sesuatu atau seseorang yang penting yang berkontribusi pada mereka di masa lalu.

Seiring berjalannya waktu, upacara ini juga berkembang untuk menarik wisatawan untuk berkunjung ke tempat tersebut.

Beberapa desa dan kota mengubah metode konvensional mereka dalam mempraktekkan upacara menjadi festival besar yang penuh dengan peragaan busana, tarian tradisional, dan pertunjukan seni.

Berikut ini beberapa diantaranya : 

Festival Ogoh-ogoh

Foto: liputan6

Bali  memiliki upacara tahunan yang menarik yang dibuka untuk umum. Upacara tersebut dinamakan Festival Ogoh-ogoh.

Festival ini diadakan sehari sebelum acara Hari Raya Nyepi. Ogoh-ogoh adalah patung besar menyerupai Bhuta Kala atau manifestasi kejahatan dalam agama Hindu.

Satu tim terdiri dari 10-20 orang akan membuat patung dan kemudian mereka akan berkeliling menari dan berteriak untuk bertindak seperti orang jahat.

Festival ini diadakan untuk mengusir roh jahat sebelum ritual Nyepi dimulai agar masyarakat Bali dapat menjalankan ritualnya tanpa gangguan dari makhluk gaib.


Pasola 
Foto: tribunnews

Festival ini terdiri dari penduduk lokal yang menunggang kuda dengan membawa tombak dan tameng.

Festival ini menggambarkan pertempuran dua suku di Sumba. Pasola merupakan bagian dari festival Nyale, sebuah festival untuk menghormati leluhur dan memohon restu agar musim panen dapat menghasilkan banyak hasil pertanian. Festival ini biasanya diadakan pada awal Februari hingga akhir Maret.


Waisak
Foto: kumparan

Sama seperti umat beragama lain di Indonesia, umat Buddha juga merayakan acara tahunannya.

Meski komunitas Buddhis banyak tersebar di seluruh Indonesia, perayaan yang sangat populer tentu saja diadakan di Candi Borobudur, Magelang. Acara ini biasanya diadakan pada bulan Mei.

Perayaan Waisak selalu terbuka untuk umum, namun tetap memperhatikan aturan yang diinstruksikan oleh panitia.

Biasanya setelah upacara, akan ada beberapa pertunjukan seni dan pameran budaya lainnya. Pada malam hari, akan ada ritual dimana orang akan menerbangkan lampion ke langit yang menciptakan pemandangan indah di malam hari. Anda juga dapat menulis keinginan Anda di dalam lentera sebelum melepaskannya ke langit.
 


 

Tokopedia Timurasa

Shoppee Timurasa

Blibli Timurasa

Lazada Timurasa