Foto: medanwisata
Rumah-Rumah Tradisional Sumatera Utara
Sumatera Utara sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda yang disebut Gouverment van Sumatera dengan wilayah yang meliputi seluruh pulau Sumatera dan dipimpin oleh satu pemerintah daerah (Gubernur) yang berpusat di kota Medan.
Sumatera Utara merupakan gabungan dari tiga kecamatan yaitu Karesidenan Aceh, Karesidenan Sumatra Timur, dan Karesidenan Tapanuli.
Selain kaya dengan pemandangan yang indah, Sumatera Utara memiliki beberapa jenis rumah tradisional. Berikut ini beberapa diantaranya :
Rumah Adat Angkola
Foto: 99
Rumah adat Angkola juga disebut Bagas Godang, hanya saja ada beberapa perbedaan di antara keduanya. Rumah adat Angkola menggunakan ijuk sebagai atap dan juga papan sebagai dinding dan lantai. Keunikannya terletak pada warna dominan yang digunakan seperti warna hitam dan putih.
Rumah Adat Karo
Foto: medanwisata
Rumah karo di Sumatera Utara biasanya disebut sebagai rumah adat Siwaluh Jabu. Siwaluh Jabu sendiri memiliki arti atau makna sebuah rumah yang didiami oleh delapan keluarga. Setiap keluarga memiliki perannya masing-masing di dalam rumah.
Rumah adat ini tinggi dan satu rumah biasanya dihuni oleh satu keluarga besar. Penghuni Rumah adat ini biasanya terdiri dari empat hingga delapan keluarga batak.
Di rumah ini tidak ada penyekat atau pemisah, jadi satu ruangan lepas. Namun pembagian ruang tetap ada. Setiap ruangan memiliki nama dan siapa saja yang harus menghuni ruangan tersebut, dan juga telah ditentukan oleh adat.

