Budaya-Budaya Unik Dari Sunda Budaya-Budaya Unik Dari Sunda

Foto: kanalkalimantan

  • RAA
  • Sabtu, 09 April 2022 - 10:11 WIB

Budaya-Budaya Unik Dari Sunda


Jawa Barat adalah sebuah provinsi di Pulau Jawa dengan suku asli Sunda. Suku sunda memiliki budaya yang khas, dimana budaya sunda memiliki daya tarik yang sangat kuat bagi para wisatawan yang berkunjung kesana.


Orang Sunda juga sangat aktif dalam melestarikan budayanya. Bahkan, mereka masih melaksanakan beberapa upacara adat yang diadakan setiap tahun. Berikut beberapa diantaranya : 

Ngunjung

Foto: budayaindonesia

Ngunjung/munjung berasal dari kata berkunjung (kunjungan), yaitu berziarah dan berdoa di makam leluhur atau orang tua, sebagai wujud rasa syukur masyarakat. 

Upacara ngunjung/munjung ini termasuk upacara adat Jawa Barat yang biasa dilakukan oleh masyarakat di Indramayu, Cirebon, dan sekitarnya.

Lokasi upacara adat ini biasanya di makam leluhur dan pemuka agama yang dihormati dan dipercaya keramat.

Tujuan dari upacara ini adalah untuk melestarikan budaya dan meminta keselamatan.

Upacara ini biasanya diadakan di Syuro dan Mulud atau setelah panen padi. Selain itu, upacara ngunjung juga menampilkan kesenian khas, seperti wayang kulit dan di beberapa tempat menampilkan seni teater.

Dalam upacara ngunjung ini orang biasanya membawa nasi tumpeng dan makanan tradisional lainnya.

Bubur Syura
Foto: kanalkalimantan

Bubur Syura tidak ada hubungannya dengan Asyura, atau peringatan kematian Imam Husein, cucu Nabi Muhammad.

Upacara yang diadakan oleh masyarakat Cirebon pada setiap tanggal 10 Muharram ini dikaitkan dengan peristiwa Nuh. Namun dalam prakteknya juga dikaitkan dengan Dewi Kesuburan, yaitu Nyi Pohaci Sanghyang Sri. Masyarakat percaya bahwa upacara adat ini dapat membawa kemakmuran dan kedamaian.

Lokasinya bisa dilakukan di luar rumah salah satu warga yang dipercaya untuk melakukan upacara tersebut.


Kadang-kadang upacara diadakan di tepi sungai, di lapangan, atau di tempat lain yang ditentukan. Ada berbagai perlengkapan seperti sesajen, benda-benda keramat dan kesenian.


Ngalungsur Pusaka
Foto: mantabz

Ini adalah upacara penyucian benda-benda suci. Orang-orang akan mencuci benda-benda suci mereka seperti keris, senjata tajam, atau pedang.

Benda-benda keramat atau pusaka tersebut merupakan simbol perjuangan Sunan Rohmat Kudus dalam memperjuangkan Islam semasa hidupnya. Biasanya upacara dilakukan oleh juru kunci atau kuncen (sesepuh desa).

Hal ini bertujuan untuk membuktikan bahwa mereka masih melestarikan tradisi leluhur sekaligus menginformasikan kepada masyarakat tentang keberadaan pusaka Sunan Rochmat Suci. Upacara ini biasanya dilakukan di Garut.

Artikel ini dipersembahkan oleh Timurasa Indonesia. Produk-produk Timurasa Indonesia merupakan produk-produk berkualitas dari petani lokal Indonesia. Kunjungi marketplace Timurasa di link berikut ini:

Tokopedia Timurasa

Shoppee Timurasa

Blibli Timurasa

Lazada Timurasa