Mengapa Ayam Bakar Khas Indonesia Begitu Kaya Rasa? Temukan Jawabannya Disini Mengapa Ayam Bakar Khas Indonesia Begitu Kaya Rasa? Temukan Jawabannya Disini

Foto : kompas.com

  • RAA
  • Rabu, 04 November 2020 - 16:00 WIB

Mengapa Ayam Bakar Khas Indonesia Begitu Kaya Rasa? Temukan Jawabannya Disini


Ayam bakar adalah masakan khas Indonesia dan Malaysia, dan secara harfiah berarti "ayam panggang" dalam bahasa Indonesia dan Melayu.


Di Jawa, ayam biasanya direndam dengan campuran kecap manis dan minyak kelapa, dioleskan dengan sikat saat dipanggang.

Campuran bumbu bumbu mungkin berbeda antar daerah, tetapi biasanya terdiri dari kombinasi bawang merah giling, bawang putih, cabai, ketumbar, asam jawa, kemiri, kunyit, lengkuas dan garam.

Di Jawa, ayam bakar biasanya terasa agak manis karena banyaknya kecap manis baik sebagai bumbu perendam atau saus celup.

Sedangkan ayam bakar Padang, Bali, Lombok dan sebagian besar Sumatera biasanya lebih pedas dan lebih kemerahan dengan tambahan jumlah cabai, kunyit dan bumbu lainnya, dan tidak adanya kecap manis.

Potongan ayam biasanya dimasak sebagian dalam campuran bumbu menggunakan api kecil sebelum dipanggang, agar ayam menyerap bumbu dengan merata.

Selama proses pemanggangan, sisa bumbu dioleskan pada ayam. Ayam bakar biasanya disajikan dengan sambal terasi atau sambal kecap (irisan cabai dan bawang merah dalam kecap manis) sebagai saus atau bumbu dan irisan ketimun dan tomat sebagai hiasan.

Ada banyak resep ayam bakar, di antaranya yang populer adalah ayam bakar ala Padang, ayam percik dan ayam golek dari Malaysia, ayam bakar Taliwang pulau Lombok, bakakak hayam dari daerag Sunda, dan ayam bakar bumbu rujak ala Jawa.


Biasanya, ayam direndam dengan campuran kombinasi bumbu, terkadang kecap manis, lalu dipanggang.


Foto : masakapahariini.com