Alat-Alat Kesenian Khas Suku Sunda Alat-Alat Kesenian Khas Suku Sunda

Foto: pinhome

  • RAA
  • Selasa, 05 April 2022 - 10:58 WIB

Alat-Alat Kesenian Khas Suku Sunda


Suku Sunda memiliki begitu banyak kekayaan budaya yang ada dari waktu ke waktu. Mereka menjaga tradisi mereka seperti melakukan ritual lokal, pakaian tradisional, tarian tradisional, lagu tradisional, dan juga alat musik tradisional.

Berbicara tentang musik, orang Sunda populer dengan musik dan lagunya yang bagus karena harmoni antara alat musik dan syairnya.

Lagu tersebut biasanya akan diiringi oleh alat musik tradisional khas suku Sunda.
Berikut ini beberapa diantaranya : 


Kecapi
Foto: pojokseni

Kecapi adalah alat musik tradisional sunda yang terbuat dari bahan kayu dengan paduan senar.

Instrumen ini dimainkan dengan memetik senar. Ada dua macam Kecapi dalam alat musik tradisional Sunda, yaitu Kecapi Indung dan Kecapi Rincik. Kecapi Indung memiliki sekitar 18 hingga 20 senar, biasanya dimainkan di intro lagu. Sedangkan Kecapi Rincik memiliki suara yang lebih tinggi.


Jentreng
Foto: pinhome

Jentreng adalah alat musik tradisional sunda yang terbuat dari dengan paduan senar. Instrumen ini mirip dengan Kecapi tetapi hanya memiliki tujuh senar dan ukurannya lebih kecil dari Kecapi.

Suara Jentreng juga berbeda jika dibandingkan dengan Kecapi. Meskipun bentuknya sangat mirip, tetapi instrumen ini memiliki suara yang lebih rendah dengan sound bass yang dalam. Anda dapat dengan mendengarkan permainan instrumen ini di pertunjukkan tarian tradisional di Jawa Barat.


Karinding
Foto: biem

Karinding adalah  alat musik tradisional sunda yang terbuat dari pelepah bambu atau pelepah pohon aren. Kebanyakan orang Sunda memilih bambu untuk membuat karinding.

Karinding memiliki fungsi yang unik berdasarkan bahan yang dipilih. Karinding yang terbuat dari bahan bambu sebaiknya dimainkan oleh laki-laki saja. Dan karinding yang dibuat dari pelepah pohon aren hanya boleh dimainkan oleh wanita.

Karinding harus ditiup untuk menghasilkan suara yang bagus dan tangan menekannya secara berirama. Diperlukan kombinasi yang baik antara tiupan dan penekanan agar suara dapat terdengar harmonis.