Festival Ini Bertemakan Perang Antara Suku Dani, Yali, dan Lani Festival Ini Bertemakan Perang Antara Suku Dani, Yali, dan Lani

Foto: kompas

  • RAA
  • Minggu, 27 Maret 2022 - 10:45 WIB

Festival Ini Bertemakan Perang Antara Suku Dani, Yali, dan Lani


Festival Lembah Baliem adalah salah satu festival yang berasal dari Wamena, Papua. Festival ini bertemakan perang antara suku Dani, Yali, dan Lani. Festival ini pertama kali diadakan pada tahun 1989 untuk merayakan kesuburan dan kesejahteraan. Sangat berbeda dengan festival-festival lain di Indonesia.

Festival lembah Baliem juga dikenal sebagai festival yang diadakan untuk unjuk kekuatan antar suku. Meski temanya tentang perang, namun aman untuk dinikmati para wisatawan. Itulah sebabnya banyak sekali wisatawan yang datang ke Papua saat festival ini diadakan pada bulan Agustus.

Festival Baliem biasanya diadakan sekitar tiga hari. Festival dimulai dengan adegan dramatis yang telah diatur sebelumnya. Mereka akan mengambil tema yang berbeda setiap tahun sehingga sangat menarik untuk ditonton. 

Setiap suku akan mengirimkan pasukan utama mereka yang diyakini sebagai pasukan terbaik dari yang terbaik.

Senjata utama yang mereka gunakan adalah tombak dan panah. Mereka akan mengenakan pakaian tradisional khas mereka.


Meskipun pakaian adat dari masing-masing suku terlihat mirip, tetapi setiap suku memiliki ciri khas yang berbeda jika Anda melihat lebih seksama.

Biasanya laki-laki hanya memakai koteka, sedangkan perempuan memakai pakaian yang terbuat dari serat ilalang atau pakis yang disebut sali. 


Untuk suku Dani, Koteka akan datang dalam ukuran yang lebih kecil dari suku Lani yang menggunakan yang lebih besar. Itu karena umumnya suku Lani memiliki tubuh yang lebih besar dari suku Dani. Sedangkan untuk suku Yali menggunakan koteka panjang yang diikat dengan ikat pinggang rotan dan diikat di pinggang.

Untuk suku Dani, Koteka yang dikenakan memiliki ukuran yang lebih kecil dari suku Lani yang menggunakan ukuran lebih besar.

Hal tersebut dikarenakan umumnya suku Lani memiliki tubuh yang lebih besar dari suku Dani. Sedangkan untuk suku Yali menggunakan koteka panjang yang diikat dengan ikat pinggang rotan.

Foto: cnn