Foto: viva
Alat-Alat Transportasi Khas Indonesia
Transportasi telah banyak mengalami perkembangan. Indonesia, negara yang memiliki potensi sumber daya yang kaya, memiliki beberapa jenis transportasi tradisional yang unik.
Di beberapa provinsi, masyarakat masih menggunakannya untuk transportasi sehari-hari.
Meski transportasi tradisional Indonesia kalah canggih dibanding negara lain, namun transportasi tradisional Indonesia memiliki nilai yang sangat berharga dan penting karena dapat memperkaya warisan budaya Indonesia.
Berikut ini beberapa diantaranya :
Jukung
Foto: goodnewsfromindonesia
Jukung adalah transportasi air yang paling banyak ditemukan di Kalimantan Selatan. Kendaraan ini sering digunakan di sungai Barito dan Kahayan.
Ciri khas jukung terletak pada proses pembuatannya. Proses pembuatan jukung berbeda dengan perahu tradisional lainnya.
Masyarakat di Kalimantan membuat jukung dengan sistem pembakaran rongga dari kayu bulat.
Proses pembuatan ini sudah dijalankan selama 2500 tahun. Hal ini menjadikan Jukung salah satu alat transportasi tradisional tertua yang masih digunakan sampai sekarang tanpa ada perubahan sedikitpun dalam proses pembuatannya.
Di sisi lain, sebagian besar perahu Bali sering disebut Jukung. Perbedaan antara Jukung Bali dan Kalimantan terletak pada bentuknya.
Bentuk perahu yang mirip dengan moncong ikan ini dapat ditemukan di hampir semua pantai di Bali baik di Bali Utara, Bali Barat, Bali Selatan dan pantai timur.
Bemo
Foto: viva
Bemo merupakan kendaraan roda tiga yang digunakan sebagai transportasi umum di Indonesia.
Mulai digunakan pada awal tahun 1962. Bemo dibuat oleh perusahaan transportasi Jepang, Daihatsu. Bemo bisa mengangkut hingga tujuh penumpang sekaligus.
Bemo dapat ditemukan di Jakarta, khususnya di daerah Bendungan Hilir (Benhil) maupun di daerah Jelambar. Di zaman sekarang keberadaan Bemo mulai direduksi oleh Pemprov DKI, karena dianggap sebagai angkutan tua dan tidak layak sebagai angkutan umum.
Sementara itu, di selatan kota Bolaang Mongondow di Sulawesi Selatan masih menggunakan Bemo sebagai transportasi umum utama. Banyak orang disana yang suka menggunakan Bemo karena harganya yang paling murah dibandingkan angkutan umun lainnya.
Pedati
Foto: japantravel
Pedati adalah sejenis transportasi dengan roda dua dan ditarik oleh sapi atau kerbau. Papan dan bagian atasnya dicat dengan warna merah, kuning, hitam, dan putih.
Pada zaman Belanda, Pedati menjadi alat transportasi vital bagi masyarakat untuk mengangkut barang ke pasar. Kendaraan ini juga banyak digunakan untuk mengangkut hasil perkebunan milik Belanda.
Rodanya terbuat dari kayu dan besi. Tiang-tiang tersebut dapat dirakit dengan kokoh, tidak mudah lepas dan mampu memikul beban berat. Jadi sangat membantu orang-orang terutama di daerah pedesaan dalam pekerjaan mereka.
