Foto: beritagar
Festival-Festival Unik Dari Indonesia
Indonesia terkenal akan budaya nya. Indonesia terdiri dari lebih dari 1340 suku yang memiliki lebih dari 652 bahasa. Fakta tersebut membuktikan kepada kita bahwa negeri ini kaya akan budaya.
Setiap sukunya memiliki adat yang berbeda dengan upacara atau festival unik yang memiliki tujuannya masing-masing.
Wisatawan dari seluruh dunia selalu terpesona oleh festival ini begitu mereka melihatnya dan terus datang kembali untuk melihat festival terkenal lainnya di Indonesia dari suku atau daerah lain.
Berikut ini beberapa diantaranya :
Reog Ponorogo
Foto: tempo
Pada tahun 2007, UNESCO telah mengakui Reog sebagai salah satu warisan budaya dunia yang layak untuk dilestarikan bersama. Tari Reog Ponorogo adalah pertunjukan seni budaya Indonesia yang menggunakan topeng berukuran besar yang dibuat di Ponorogo.
Kini di setiap tahun menjelang bulan Suro (atau bulan Muharam dalam Islam), masyarakat Ponorogo, Jawa Timur akan menggelar Festival Reog Ponorogo.
Festival ini menjadi ajang berkumpulnya seniman reog di seluruh Indonesia selama 5 hari. Mereka berasal dari berbagai kota seperti Surabaya, Madiun, Malang, Kediri, dan daerah lainnya untuk menampilkan pertunjukan reog terbaik dan memenangkan Piala Presiden.
Mereka akan tampil di panggung besar dengan standar internasional dan dinilai berdasarkan koreografi mereka yang menarik, keterampilan menari dan aksi panggung yang kohesif. Jurnalis dan fotografer internasional dan nasional tidak pernah ketinggalan mendokumentasikan festival megah ini.
Yadnya Kasada
Foto: tribunnews
Yadnya Kasada adalah salah satu upacara budaya yang diadakan oleh suku Tengger yang bermukim di kaki Gunung Bromo.
Semua suku yang tinggal di kaki pegunungan dari seluruh Indonesia akan berkumpul di Gunung Bromo untuk memberikan penghormatan kepada Sang Hyang Widhi, Tuhan Yang Maha Esa, Roro Anteng, putri Raja Majapahit, dan Joko Seger, putra Brahmana.
Mereka biasanya mengorbankan beberapa ekor ayam, kambing, dan sayuran dari ladang mereka dengan membuangnya dari puncak gunung ke kawahnya.
Hal ini melambangkan rasa syukur dan terima kasih mereka atas apa yang mereka miliki dari Yang Mahakuasa, dan mereka melakukannya setiap tahun setiap tanggal 14 bulan Kasada dalam kalender Hindu (sekitar bulan Juni).
Festival Budaya Asmat
Foto: beritagar
Suku Asmat merupakan salah satu suku yang ada di Papua. Sejak tahun 1980-an mereka setiap tahun mengadakan Festival Budaya Asmat untuk mempertahankan keberadaan warisan budayanya dan untuk memperkenalkan budayanya yang unik kepada dunia.
Festival ini rutin diadakan pada bulan Oktober. Ada beberapa kegiatan yang bisa Anda saksikan pada festival ini seperti antara lain menampilkan pertunjukan tari dan musik, lelang patung, demo pembuatan ukiran, lomba perahu, dan pemilihan duta Asmat.
Kita juga bisa mendapatkan wawasan baru tentang masyarakat dan budaya mereka yang lebih terkait dengan sisi artistik spiritual dari pekerjaan dan tradisi mereka.
