Berbagai Alat Kesenian Dari Sulawesi Utara Berbagai Alat Kesenian Dari Sulawesi Utara

Foto: budayaindonesia

  • RAA
  • Kamis, 17 Maret 2022 - 10:30 WIB

Berbagai Alat Kesenian Dari Sulawesi Utara


Sulawesi Utara merupakan salah satu daerah yang terletak di sisi utara pulau Sulawesi yang memiliki pemandangan yang indah dan begitu banyak budaya tradisional.

Kedua hal ini menjadi daya tarik wisata yang paling banyak dicari di sana.  Umumnya para wisatawan paling menikmati berwisata ke Sulawesi Utara untuk menikmati budaya tradisional mereka, termasuk alat musik tradisional mereka. Mereka telah menjaga dan melestarikan instrumen tradisional ini turun temurun.

Berikut ini beberapa diantaranya : 

Sasesahang

Foto: cakbagus

Sasesahang adalah salah satu alat musik tradisional Sulawesi Utara yang terbuat dari bambu. Instrumen ini dimainkan dengan cara dipukul memakai alat pukul khusus yang dibungkus karet.


Sasesahang terdiri dari sekitar lima bambu yang diikat satu sama lain. Bambu harus dibelah dan dibentuk sebagai garpu tala. Suaranya mirip dengan garpu tala tetapi memiliki suara yang lebih dalam.

Anda dapat mendengarkan permainan Sasesahang di sebagian besar festival atau upacara Sulawesi Utara. Dulu dimainkan oleh sebagian petani setelah selesai masa panen. 

Paree
Foto: budayaindonesia

Paree adalah salah satu alat musik tradisional dari Sulawesi Utara yang terbuat dari bambu. Instrumen ini mirip dengan Sasesahang tetapi memiliki ukuran yang lebih kecil dan suara yang lebih tinggi.

Paree dimainkan dengan cara dipukul dengan tangan kosong. Suaranya akan berbeda tergantung pada cara memukulnya. Alat musik ini biasa dimainkan untuk mengisi waktu senggang.

Seiring berjalannya waktu, Pemerintah memutuskan untuk melestarikan alat musik ini dan harus dimainkan di sebagian besar acara di Sulawesi Utara.


Santu
Foto: tambahpinter

Santu adalah salah satu alat musik tradisional yang terbuat dari bambu. Santu terdiri dari dua senar sebagai bagian dari melodi untuk membuat ritme yang sempurna.


Santu dapat dimainkan dengan cara dipetik atau dipukul. Instrumen ini  memiliki suara yang unik  untuk mengiringu beberapa jenis tarian tradisional dari Sulawesi Utara. Itulah sebabnya Anda bisa mendengarkan permainan instrumen ini di acara-acara penting di Sulawesi Utara.