Inilah Dia Transportasi Unik Dari Indonesia Inilah Dia Transportasi Unik Dari Indonesia

Foto: merahputih

  • RAA
  • Minggu, 13 Maret 2022 - 20:04 WIB

Inilah Dia Transportasi Unik Dari Indonesia


Transportasi telah banyak mengalami perkembangan. Indonesia, negara yang memiliki potensi sumber daya yang kaya, memiliki beberapa jenis transportasi tradisional yang unik.

Di beberapa provinsi, masyarakat masih menggunakannya untuk transportasi sehari-hari.

Meski transportasi tradisional Indonesia kalah canggih dibanding negara lain, namun transportasi tradisional Indonesia memiliki nilai  yang sangat berharga dan penting karena dapat memperkaya warisan budaya Indonesia. 

Berikut ini beberapa diantaranya : 


Delman
Foto: kompas

Delman sering ditemukan di ibu kota seperti Jakarta, Surabaya, Semarang dan provinsi lainnya.

Penumpang duduk berhadapan dan seorang kusir mengendalikan kuda.

Nama Delman berasal dari nama penemunya, Charles Theodore Deeleman. Ia adalah seorang litografer dan insinyur di era Hindia Belanda. 

Belanda menyebut transportasi ini dengan dos-à-dos. Arti harfiah dari bahasa Prancis berarti duduk saling membelakangi

Klotok
Foto: merahputih

Di Kalimantan Tengah, masyarakat disana menyebut perahu dengan sebutan“Klotok”. Perahu ini terbuat dari kayu dan menggunakan tenaga mesin diesel untuk menampung kurang lebih 5 sampai 30 orang tergantung ukuran perahu.

Kemudian, perahu besar itu dilengkapi setir yang mirip dengan kendaraan roda empat dan digerakkan oleh pengemudi perahu.

Di sisi lain ada  satu orang yang bertugas mengarahkan baling-baling dan membuang air sungai yang masuk ke dalam perahu.

Sedangkan penumpang biasanya duduk di barisan depan dan tengah perahu. Kemudian, barang bawaan diletakkan di bagian belakang.

Perahu ukuran besar ini memiliki atap yang terbuat dari plastik yang dilekatkan pada rangka besi melengkung dari kiri ke kanan.

Onthel
Foto: askara

Onthel adalah sepeda yang memiliki ukuran ban hingga 28 inci yang digunakan oleh sebagian besar orang pada tahun 1970 sebagai transportasi. Di beberapa daerah di pulau Sumatera, Onthel dikenal dengan nama Kertangin.

Sedangkan nama Onthel berasal dari kata “Mengonthel” yang artinya mengayuh. Pada tahun 2000an, Onthel mulai berubah menjadi barang antik dan unik yang kemudian menjadi incaran para kolektor.

Onthel memiliki perbedaan jenis untuk laki-laki dan perempuan. Onthel untuk pria memiliki pembatas melintang di bawah sadel, sedangkan untuk wanita memiliki besi panjang seperti busur di bawah sadel.

Keberadaan Onthel saat ini tidak tergantikan dengan transportasi modern. Onthel kini banyak dijumpai di alun-alun Fatahillah, Jakarta Utara.