Foto : pixabay
Jangan Salah Beli, Ini Dia Jenis-Jenis Beras Yang Dapat Anda Jadikan Pilihan
Indonesia merupakan salah satu dari beberapa negara yang menjadi eksportir beras, terutama di kawasan Asia Tenggara. Di beberapa daerah di negara ini, anda bahkan bisa melihat betapa luasnya persawahan yang dimiliki secara pribadi oleh penduduk setempat atau pabrik beras yang terletak di dekat sawah tersebut.
Tak bisa dipungkiri, beras/nasi menjadi makanan pokok di Indonesia. Berikut ini beberapa jenis beras yang di Indonesia :
IR 42

Foto: pixabay
Beras IR 42 tidak bulat, mirip dengan IR 64 tetapi ukurannya lebih kecil. Jika sudah matang, nasinya tidak pulen, tapi cocok untuk kebutuhan memasak hidangan seperti nasi goreng, nasi uduk, lontong, ketupat.
Biasanya harganya relatif lebih mahal dari IR 64. Konsumen beras ini sebagian besar adalah orang Minang. Orang Minang biasanya lebih menyukai rasa nasi yang agak geprek/pera.
Batang Lembang
Foto: pixabay
Ada juga beras yang disebut batang lembang. Bagi yang belum tahu, batang lembang sebenarnya hampir sama dengan beras khas Jepang. Rasa, bentuk, dan juga baunya sangat mirip. Dan jikas sudah matang menjadi nasi, batang lembang lebih mengeyangkan daripada jenis beras yang lain.
Oleh karena itu, cukup dengan porsi kecil sama saja dengan makan nasi jenis lain dengan porsi yang lebih besar. Beras jenis ini dikenal memiliki tekstur yang sangat halus dan sedikit lengket setelah dimasak.
Batang lembang sangat cocok untuk membuat hidangan lontong dan ketupat. Jika Anda ingin mencoba membuat sushi, beras batang lembang sangat cocok untuk Anda. Anda dapat menggunakannya sebagai alternatif pengganti beras Jepang jika Anda tidak dapat menemukannya.
C4
Foto: orami
Beras ini memiliki bentul lebih bulat dari IR42 dengan ukuran yang sedikit lebih kecil. Namun menemukan beras jenis ini akan menjadi tugas yang sulit, karena tidak mudah menemukannya di pasar mana pun.
Bahkan di pasar tradisional, agak sulit menemukannya. Alasan di balik ini adalah hanya sekelompok kecil petani yang membudidayakannya. Karena kelangkaannya, harganya terkadang bisa menjadi mahal.
