Foto : pergikuliner.com
Ini Dia Salah Satu Varian Mie Terlezat Yang Pernah Ada
Mie aceh adalah mie kari pedas khas Aceh. Mie kuning yang kental disajikan dengan irisan daging sapi, daging kambing atau seafood, seperti udang atau kepiting.
Hidangan ini disajikan dengan sup kari yang kaya rasa, panas dan pedas. Campuran bumbunya terdiri dari lada hitam, cabai merah, bawang merah, bawang putih, kapulaga, jintan, dan adas bintang.
Mie dan bumbu dimasak dengan tauge, tomat, kubis dan seledri. Mie Aceh biasanya menggunakan mie kuning yang kental, ukurannya hampir sama dengan mie udon Jepang. Untuk memastikan keasliannya, sebagian besar mi di restoran mie Aceh dibuat sendiri.
Mie Aceh menunjukkan sejarah budaya masyarakat Aceh dan pengaruh asing yang membentuk wilayah Aceh dan peran bersejarahnya sebagai pelabuhan utama di wilayah tersebut.
Sup berbahan dasar kari merupakan pengaruh dari masakan India tetangga, sedangkan mie berasal dari pengaruh Cina.

Foto : craftlog.com
Preferensi terhadap daging kambing dan daging sapi menunjukkan nilai keislaman mereka yang mengharuskan makanan halal.
Sedangkan preferensi terhadap seafood menunjukkan letak geografis Aceh yang dikelilingi oleh selat Malaka, Laut Andaman dan Samudera Hindia, juga pola hidup mayoritas penduduk Aceh sebagai pedagang, petani dan nelayan.
Saat ini, tempat makan mie aceh bisa ditemukan di sebagian besar kota besar Indonesia, dan juga negara tetangga seperti Malaysia dan Australia.
Mie Aceh tersedia dalam dua variasi; mie aceh goreng yang di tumis dan dikeringkan, dan mie aceh kuah yang pekat.
Mienya juga tersedia dalam dua pilihan bahan; daging baik daging sapi atau kambing, atau makanan laut baik udang atau kepiting.
Mie Aceh biasanya ditaburi bawang merah goreng, disajikan dengan emping, kacang tanah, irisan bawang merah, ketimun, dan sedikit jeruk purut.
