Foto: viva
Nata De Coco, Si Kenyal Untuk Kenyamanan Perut
Nata de coco adalah salah satu jenis makanan bertekstur kenyal, transparan seperti jeli yang dlberasal dari fermentasi air kelapa yang menjadi gel melalui produksi selulosa mikroba. Makanan ini populer di wilayah Asia Tenggara termasuk di Indonesia. Berasal dari Filipina, nata de coco dibuat pada tahun 1949 oleh Teódula Kalaw frica sebagai alternatif pengganti hidangan nata de piña yang merupakan kuliner tradisional Filipina yang terbuat dari nanas.
Nata de coco paling sering dibuat manis sebagai permen atau makanan penutup, dan dapat menjadi pendamping berbagai macam jenis makanan, diantaranya minuman, es krim, puding, dan koktail buah. Nata de coco terutama terbuat dari air kelapa, sehingga memiliki kandungan nutrisi yang sehat. Satu cangkirnya (118 gram) mengandung 109 kalori, 1 gram protein, dan 7 gram karbohidrat.
Hidangan ini mengandung serat makanan untuk membantu pencernaan dan di saat bersamaan mengandung lebih sedikit kalori dibandingkan dengan makanan penutup lainnya. Nata de coco secara komersial dibuat oleh pertanian kecil di Filipina, terutama di daerah Laguna dan Quezon, serta Thailand, Vietnam, Malaysia dan tentu saja di Indonesia, terutama di kota Yogyakarta yang biasanya dijual di dalam toples.
Makanan penutup ini diproduksi melalui langkah-langkah berikut:
- Ekstraksi air kelapa
- Fermentasi air kelapa
- Pemisahan dan pemotongan lapisan permukaan nata de coco yang dihasilkan,
- Membersihkan dan mencuci asam asetat
- Pemotongan dan pengemasan
