Foto: kompas
Kue Mangkok, Cemilan Untuk Menemani Sore Hari Anda
Kue mangkok adalah salah satu jenis kue tradisional Indonesia yang dikukus. Kue ini mirip dengan cemilan tradisional lainnya bolu kukus. Meskipun keduanya memiliki penampilan yang mirip, bolu kukus membutuhkan lebih sedikit bahan untuk membuatnya (biasanya sekitar empat hingga lima bahan), sedangkan kue kangkok membutuhkan lebih dari selusin bahan.
Hasilnya teksturnya memang berbeda, bolu kukus lembut dan mengembang, sedangkan kue mangkok teksturnya kasar. Adonan kue ini terbuat dari campuran tepung terigu, tepung beras dan sagu (tapioka), ragi, telur, santan, gula dan garam.
Kue mangkok tradisional umumnya memakai pemanis dengan gula aren, sehingga menghasilkan warna yang kecoklatan. Varian tradisional lainnya ada yang menggunakan tape singkong atau menggunakan ubi (ubi jalar) atau talas.
Adonan ditempatkan ke dalam beberapa wadah cupcake kaleng atau stainless steel atau mangkuk kecil, dan kemudian dikukus sampai bagian atas kue naik, mengembang dan mekar seperti bunga.
Bagian atas akan merekah menjadi empat gumpalan seperti kelopak. Teksturnya agak lembut, kasar dan sedikit lembab dibandingkan dengan cupcake biasa. Kue mangkok bisa ditaburi kelapa parut di bagian atasnya.
Sedangkan untuk bolu kukus yang memang memiliki bentuk yang mirip dengan kue mangkok, biasanya mengacu pada jenis kue yang umummya hanya menggunakan tepung terigu (tanpa tepung beras dan tapioka) dengan perasa vanilla, coklat, atau stroberi biasa, yang diperoleh dari esens perasa makanan.
