Tahu Sumedang, Tahu Populer Yang Tidak Lekang Waktu Tahu Sumedang, Tahu Populer Yang Tidak Lekang Waktu

Foto: tribunnews

  • RAA
  • Jumat, 12 November 2021 - 09:29 WIB

Tahu Sumedang, Tahu Populer Yang Tidak Lekang Waktu


Tahu sumedang atau Tahu bunkeng adalah tahu goreng khas Sunda dari Sumedang, Jawa Barat, Indonesia. Tahu ini pertama kali dibuat oleh seorang Tionghoa Indonesia bernama Ong Kino. Tahu ini memiliki beberapa karakteristik yang berbeda dari jenis tahu lainnya.

Tahu Bunkeng adalah salah satu toko tahu tertua di kota Sumedang. Pada tahun 1917, tahu asli "Bunkeng" pertama kali dibuat oleh seorang imigran Tionghoa bernama Ong Kino.

Ong Kino berasal dari Kabupaten Anxi, Kota Quanzhou, Provinsi Hokkian, China, pada awal abad ke-20. Ong Kino mulai membuat tahu untuk konsumsi anggota keluarganya, tetapi setelah itu dia mulai menjual tahu ke tetangganya. Semakin banyak orang yang menyukai tahu buatannya dan pada akhirnya Ong Kino mulai berbisnis tahu karena hal tersebut. 


Pada tahun 1917, anak tunggal Ong Kino, Ong Bunkeng, datang ke Sumedang dan mewarisi usaha orang tuanya; Ong Kino dan istrinya memutuskan untuk kembali ke kampung halaman mereka di Tiongkok.  Setelah kembali ke Tiongkok, ia mewariskan bisnisnya kepada putranya, Ong Boen Keng. Dari tahun 1970 hingga 1980 bisnis ini semakin maju.

ada tahun 1992, bisnis ini mencapai kesuksesan tertinggi dan masih bertahan sukses hingga hari ini. Sekarang bisnis tersebut diambil alih oleh Ong Yu Kim dan hampir diambil alih lagi oleh Ong Tje Tjiang.


Ciri khas dari tahu sumedang adalah isinya yang setengah kosong atau benar-benar kosong, berwarna coklat muda, renyah dan gurih dan bagian dalamnya lebih terasa creamy daripada tahu putih biasa. Paling enak disajikan dengan lontong dengan berbagai macam sambal, kecap atau cabe rawit.