Foto: tribunnews
Keluak, Tanaman Yang Memberi Warna Hitam Pada Rawon
Keluak (Pangium edule) adalah pohon tinggi asli dari rawa bakau di wilayah Asia Tenggara (Indonesia, Malaysia, dan Papua Nugini). Buah dan bijinya mengandung hidrogen sianida dan sangat beracun jika dikonsumsi tanpa persiapan sebelumnya , jadi keluak yang digunakan dalam Rawon telah difermentasi sebelum proses pemasakan dimulai.
Biji keluak segar perlu direbus dan kemudian dikubur dalam abu, daun pisang dan tanah selama empat puluh hari. Selama periode waktu tersebut, keluak akan berubah warna dari warna putih krem menjadi coklat tua atau hitam. Keluak yang Anda lihat di pasar tradisional adalah yang sudah difermentasi, sehingga aman untuk dikonsumsi.
Namun, banyak orang Indonesia yang percaya bahwa tidak semua orang bisa memasak keluak dengan benar. Konon makanan dengan keluak akan memiliki rasa pahit dan warna pucat jika tidak mengetahui teknik yang tepat untuk memilihnya. Keluak juga merupakan ramuan utama masakan Peranakan seperti Ayam Keluak. Sekarang ini kekuak pun sudah masuk dalam menu restoran dengan bintang Michelin , salah satunya adalah The Kitchen di Bacchanalia, Singapura.
Restoran ini memiliki keluak dan pesto Keluak yang cocok dengan daging sapi, karena rasa Keluak dan daging sapi memiliki karakteristik "earthy" yang serupa.
