Foto : liputan6
Inilah Salah Satu Masakan Asli Nusantara Yang Diklaim Terlezat Di Dunia..!!
Rendang dinobatkan sebagai makanan terbaik nomor satu di dunia oleh polling CNN pada tahun 2011 dan 2017 - tetapi kita tidak memerlukan jajak pendapat untuk menyimpulkan seberapa populernya hidangan ini.

Foto : travistory
Hidangan tradisional ini mengandung semua bahan yang membentuk identitas budaya Indonesia yang kaya.
Rendang adalah hidangan daging, secara tradisional memakai daging sapi atau kerbau sebagai bahan utamanya.
Tapi yang benar-benar membuat rendang lezat adalah campuran rempah-rempah yang kaya. Daftar panjang rempah-rempah ini diantaranya lengkuas, serai, ketumbar, dan banyak lagi. Santan juga merupakan bahan yang menentukan, membuat daging memiliki aroma yang dalam.
Memasak rendang membutuhkan kesabaran. Potongan daging dimasak dengan api kecil selama lebih dari enam jam, dengan tujuan santan dan bumbu meresap dan mengental.
Proses memasak yang lama ini mengeringkan namun melembutkan daging, memungkinkan bumbu benar-benar meresap ke lapisannya. Hasil akhirnya adalah kari yang kental dan kering, paling enak disajikan dengan nasi putih dan dimakan dengan tangan Anda.
Terlepas dari popularitasnya yang meluas di Malaysia dan Singapura, catatan awal menunjukkan bahwa rendang berasal dari masyarakat Minangkabau Padang di Sumatera Barat.
Rendang sangat disukai sehingga ada perdebatan yang sedang berlangsung seputar asal-usul kari kering yang kaya rempah ini.
Satu teori yang valid menyatakan bahwa rendang meresap ke dalam budaya Melayu ketika orang Minang di Sumatera Barat mulai bermigrasi ke semenanjung Malaysia dan sekitarnya untuk bekerja dan berdagang.
Lagipula, merantau adalah bagian dari budaya Minangkabau - para pemuda hingga saat ini didorong untuk meninggalkan kampung halamannya untuk belajar, bekerja dan belajar tentang dunia luar begitu mereka mencapai usia dewasa.
Berbagai daerah memiliki rendang yang berbeda. Rendang Malaysia, misalnya, sering kali disajikan dengan kelapa parut panggang, dan beberapa variannya memiliki pengaruh India dalam pemilihan bumbu.
Sebaliknya, rendang Jawa seringkali kurang kering dan kurang pedas dibandingkan dengan versi Minang.
