Foto / Ilustrasi: Timurasa Indonesia / Rocky
Jenis-Jenis Beras Yang Wajib Anda Ketahui
Saat ini kita bisa menemukan banyak jenis beras di pasaran, mulai dari beras putih, merah, coklat, hingga hitam. Yang berwarna merah,coklat dan hitam dianggap mengandung lebih banyak nutrisi daripada nasi putih. Apakah itu benar?
Beras Putih
Foto: republika
Bagi sebagian orang, nasi putih adalah makanan pokok. Nasi putih bisa dipadukan dengan masakan apa saja, bahkan bisa dimodifikasi menjadi masakan lain. Beras putih adalah versi beras mentah yang sangat halus, yang dikuliti dan digiling.
Terlepas dari kenyataan bahwa nasi putih banyak dikonsumsi di seluruh dunia, nasi jenis ini tidak begitu sehat.
Nasi putih juga diolah dengan zat aditif yang dalam beberapa kasus dapat menyebabkan penyakit seperti diabetes, obesitas, dan sebagainya. Penderita diabetes dan hipertensi biasanya disarankan untuk beralih dari nasi putih ke varietas lain seperti nasi merah.
Beras Merah
Foto: klikdokter
Varietas beras merah mendapatkan warnanya dari antioksidan yang disebut anthocyanin, yang juga ditemukan dalam buah dan sayuran berwarna ungu tua atau kemerahan. Senyawa ini dipercaya memiliki khasiat yang dapat mengurangi peradangan, alergi, dan mencegah risiko kanker.
Tidak seperti nasi putih, nasi merah dianggap sebagai gandum utuh. Beras merah mempertahankan seluruh biji gandum, termasuk kandungan germ, dedak, dan endosperma. Variasi nasi ini dapat membantu Anda memenuhi kebutuhan serat dan zat besi harian Anda.
Orang yang ingin menurunkan berat badan biasanya beralih ke beras merah karena dapat mengontrol rasa lapar dengan memperlambat pencernaan. Kandungan serat dalam beras merah juga baik untuk membantu mengurangi risiko penyakit jantung dengan membantu menurunkan kadar kolesterol darah, tekanan darah dan peradangan.
Beras Coklat
Foto: tempo
Beras coklat pada dasarnya adalah beras putih sebelum proses pemurnian. Itulah sebabnya beras coklat bisa lebih bergizi daripada beras putih. Beras coklat sarat dengan vitamin dan mineral serta serat dan protein untuk menyeimbangkan kandungan karbohidrat. Penelitian telah menunjukkan bahwa nutrisi beras coklat dapat mengurangi risiko terkena diabetes serta masalah jantung.
Beras Hitam

Foto: tirto
Beras hitam telah dikonsumsi di wilayah Asia selama ribuan tahun. Jenis beras ini hanya diperuntukkan bagi bangsawan Tiongkok selama berabad-abad. Dikenal sebagai The Forbidden Rice, beras hitam dikenal sebagai salah satu alternatif yang lebih sehat dari nasi putih biasa.
Meskipun kurang populer dibandingkan varietas beras lainnya, beras hitam memiliki manfaat nutrisi lebih banyak daripada varietas beras lainnya yang berkerabat dekat. Kaya akan serat, antioksidan, fitonutrien, fitokimia, Vitamin E, protein, zat besi, dan nutrisi lainnya. Kandungan antosianin yang tinggi dalam beras hitam juga dipercaya dapat membantu mencegah resiko kanker.
Satu porsi beras hitam hanya mengandung sekitar 160 kalori, sehingga sangat cocok untuk Anda yang sedang diet. Kandungan gula dan glikemik yang rendah menjadikannya pilihan diet untuk pasien jantung, penderita diabetes, serta bagi mereka yang memiliki tekanan darah tinggi.
Beras Sorghum
Foto / Ilustrasi: Timurasa Indonesia / Rocky
Beras sorghum mungkin masih belum terlalu familiar untuk anda, namun perlu diketahui bahwa sorghum atau sorgum merupakan jenis makanan yang termasuk dalam kategori "super food" dikarenakan kandungan nutrisinya yang sangat luar biasa. Kandungan protein, serat, kalsium, fosfor, dan zat besi lebih tinggi dibandingkan beras. Namun kandungan lemak dan gula pada sorgum lebih rendah dibandingkan dengan beras nasi biasa.
Sorgum juga dapat menjaga kesehatan jantung, mencegah stroke, meningkatkan sirkulasi darah, serta aman bagi anda yang alergi gluten.sorgum juga dapat menjaga kesehatan tulang.
Beras sorgum dapat anda peroleh dengan mengklik timurasa.com atau login ke Instagram @timurasaindonesia. Seluruh produk Timurasa Indonesia merupakan produk asli dari petani Indonesia. Beras sorgum Timurasa juga hadir dalam kemasan baru sebagai bagian dari komitmen kami untuk selalu bercerita tentang kekayaan kuliner dan budaya Indonesia.
