Alasan-Alasan Mengapa Anda Harus Berhenti Minum Soft Drink Alasan-Alasan Mengapa Anda Harus Berhenti Minum Soft Drink

Foto : pixabay

  • RAA
  • Kamis, 23 September 2021 - 16:15 WIB

Alasan-Alasan Mengapa Anda Harus Berhenti Minum Soft Drink


Soft drink atau minuman soda dapat membuat ketagihan dan merupakan salah satu minuman utama di pesta, restoran, dan banyak acara santai. Tapi bukan rahasia lagi minuman ini sangat buruk bagi kesehatan, karena mengandung gula dan kafein. Inilah sebabnya mengapa Anda perlu mengurangi konsumsi harian minuman ringan untuk mencegah penyakit seperti diabetes. Dan  jika Anda memutuskan untuk berhenti mengkonsumsi soft drink untuk selamanya, banyak hal postitif akan terjadi pada diri Anda.

Berikut beberapa hal yang akan terjadi jika Anda berhenti minum minuman ringan bersoda :

Mengurangi Risiko Diabetes Tipe 2

Foto: wartakopi

Ini adalah hal terpenting yang perlu Anda waspadai. Menurut sebuah studi oleh Diabetes Care, minum soft drink secara rutin dapat meningkatkan kemungkinan terkena diabetes tipe 2 sebesar 26%. Jika Anda berpikir bahwa soft drink jenis less sugar dapat menurunkan keinginan Anda untuk minum soft drink, hal ini akan percuma. Studi yang sama menemukan bahwa minum dua pertiga dari soft drink less sugar sebelum waktu makan dapat membuat pankreas bersiap untuk melepaskan insulin. Artinya, soft drink yang less sugar pun tidak bisa menjamin untuk mengurangi resiko diabetes.

Tidak Akan Pergi Ke Kamar Mandi Terlalu Sering

Foto: pixabay

Setelah menghabiskan segelas penuh soft drink, Anda memiliki kecenderungan untuk pergi ke kamar mandi lebih banyak daripada saat Anda belum mengkonsumsinya. Minuman bersoda bersifat diuretik dan mengiritasi kandung kemih, itulah sebabnya Anda perlu buang air kecil lebih sering. Karena minuman ringan mengiritasi kandung kemih Anda, minuman ini juga dapat mengintensifkan infeksi kandung kemih dan infeksi saluran kemih.

Anda Akan Lebih Menikmati Makanan

Foto: pixabay

Minuman bersoda mengandung begitu banyak gula sehingga bisa membuat lidah Anda "terkontaminasi" Kebanyakan pemanis yang digunakan dalam minuman bersoda 400 hingga 8000 kali lebih manis daripada gula. Faktanya, pemanis buatan ini sangat manis sehingga  benar-benar mengubah reseptor manis di otak Anda, yang membuat Anda semakin menginginkan gula. Dengan mengurangi minuman ringan bersoda dalam diet harian Anda, selera makan Anda akan kembali normal dan makanan pun akan terasa lebih beraroma.