Sasando, Alat Musik Khas Rote Sasando, Alat Musik Khas Rote

Foto: Timurasa Indonesia

  • RAA
  • Senin, 30 Agustus 2021 - 15:24 WIB

Sasando, Alat Musik Khas Rote


Sasando adalah alat musik gesek tradisional mirip harpa yang berasal dari Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Nama sasando berasal dari kata dialek Rote ”sasandu”, yang berarti ”bergetar” atau ”alat yang berbunyi”. Sasando diyakini sudah dikenal masyarakat Rote sejak abad ke-7.

Menurut tradisi setempat, asal mula sasando terkait dengan cerita rakyat Rote tentang Sangguana. Cerita berlanjut bahwa pernah ada seorang anak laki-laki bernama Sangguana yang tinggal di Pulau Rote. Suatu hari, saat ia sedang pergi ke sabana, ia merasa lelah dan tertidur di bawah pohon lontar. Sangguana bermimpi bahwa ia memainkan musik yang indah dengan alat musik yang unik yang suara dan melodinya begitu mempesona.

Saat terbangun, secara mengejutkan, Sangguana masih bisa mengingat nada-nada yang dimainkannya dalam mimpi. Ingin mendengarnya sekali lagi, dia mencoba tertidur lagi. Sekali lagi dia memimpikan lagu yang sama dan alat musik yang sama. Sangguana sedang menikmati mimpinya, tetapi akhirnya dia harus bangun. Tidak ingin kehilangan suara indah dari mimpinya, Sangguana mencoba menciptakan kembali suara-suara itu dan dengan cepat menciptakan alat musik dari daun lontar dengan senar di tengah, berdasarkan ingatannya dari mimpi, yang menjadi dasar dari sasando.

Kemasan terbaru produk gula semut lontar Timurasa memakai desain gambar instrumen tradisional ini. Kemasan baru ini hadir sebagai bagian dari komitmen kami untuk selalu menghadirkan cerita tentang kekayaan kuliner dan budaya Indonesia. Produk Gula Semut Lontar Timurasa memiliki manfaat kesehatan seperti mencegah anemia, sebagai imune booster,  dapat menstabilkan kolesterol dan kadar glecemic rendah.

Anda dapat menggunakan gula ini ke berbagai minuman favorit Anda. Dari kopi dan teh, sampai ke minuman rempah seperti wedang jahe dapat Anda tambahkan sebagai tropical sweetener yang menyehatkan.