Foto : pixabay
Mari Jaga Kelestarian Hutan Agar Hewan-Hewan Ini Dapat Selalu Bersama Kita
Lingkungan alam yang beragam di Indonesia menjadikannya rumah bagi ribuan hewan. Beberapa hewan ini hanya hidup di Indonesia dan tidak dapat ditemukan di tempat lain. Sayangnya, tata kota, pertumbuhan populasi dan perdagangan satwa liar telah mengancam populasi hewan ini.
Namun, belum terlambat untuk menyaksikan hewan-hewan hidup ini saat berkeliling di Indonesia.
Berikut ini beberapa hewan langka yang hanya bisa Anda temukan di Indonesia:
Elang Flores

Foto: greeners
Elang Flores sebagai elang yang hanya ada di tanah air, memiliki nama latin Nisaetus flores dan memiliki ukuran fisik yang besar hingga 71-82 sentimeter. Elang yang hanya dapat ditemukan di beberapa daerah di Nusa Tenggara Timur, mulai dari pulau Lombok, Sumbawa, Satonda, Rinca, dan Flores ini masuk dalam daftar hewan langka di Indonesia.
Habitat elang flores berada di kawasan hutan dengan dataran rendah atau ketinggian sekitar 1.000 meter di atas permukaan laut, yaitu kawasan Hutan Mbeliling dan Taman Nasional Kelimutu.
Sayangnya, keberadaan elang flores semakin langka karena tingkat perburuannya yang tinggi. Data dari Badan Konservasi Dunia IUCN sendiri menempatkan populasinya dalam kategori kritis karena hanya tersisa 100 hingga 240 individu dewasa.
Sementara itu, dari data Pemerintah Daerah Kabupaten Ende tahun 2019 yang disampaikan Bupati Marsel Petu, populasi elang Flores di kawasan Taman Nasional Kelimutu semakin terancam, hingga saat ini hanya tersisa 10 ekor elang Flores.
Orangutan

Foto: kompas
Orangutan, baik orangutan Sumatera maupun orangutan Kalimantan, tergolong spesies yang terancam punah. Berdasarkan laporan IUCN melalui penelitian yang telah dilakukan selama 75 tahun terakhir, hewan ini semakin mengalami penurunan yang signifikan sebesar 80%.
Tidak hanya itu, faktanya pada tahun 1998-1999 tingkat kepunahan Orangutan Kalimantan mencapai 1000 orangutan per tahun. Sedangkan pada tahun 2004 diperkirakan jumlah orangutan Kalimantan sekitar 54.000 individu. Perbedaan orangutan Sumatera dengan orangutan Kalimantan adalah pada kantung pipi panjang induk jantannya.
Gajah Sumatera

Foto: kompas
Gajah sumatera dengan nama ilmiah Elephas maximus kini menjadi spesies yang semakin terancam punah berdasarkan laporan IUCN. Hal ini disebabkan semakin menyempitnya habitat mereka dan tingginya perburuan liar. Menurut data penelitian selama 25 tahun terakhir, gajah sumatera mengalami penurunan hingga 70% dari habitatnya, dengan jumlah hampir setengah dari jumlah aslinya. Diperkirakan populasi gajah sumatera pada tahun 2007 hanya 2.400-2.800 ekor dan terus menurun hingga sekarang.
