Indonesia Kaya! Inilah Dia Hewan-Hewan Langka Indonesia Indonesia Kaya! Inilah Dia Hewan-Hewan Langka Indonesia

Foto: greeners

  • RAA
  • Minggu, 01 Agustus 2021 - 09:40 WIB

Indonesia Kaya! Inilah Dia Hewan-Hewan Langka Indonesia


Lingkungan alam yang beragam di Indonesia menjadikannya rumah bagi ribuan hewan. Beberapa hewan ini hanya hidup di Indonesia dan tidak dapat ditemukan di tempat lain. Sayangnya, tata kota, pertumbuhan populasi dan perdagangan satwa liar telah mengancam populasi hewan ini.

Namun, belum terlambat untuk menyaksikan hewan-hewan hidup ini saat berkeliling di Indonesia. Berikut ini beberapa hewan langka yang hanya bisa Anda temukan di Indonesia:


Komodo

Foto: bbc

Komodo merupakan satu-satunya hewan purba yang masih hidup hingga saat ini. Hewan langka yang memiliki nama lain Varatus Komodoensis atau Orah ini juga merupakan salah satu spesies reptil terbesar di dunia. Komodo memiliki gigitan yang sangat kuat dan bisa sangat mematikan, karena racun berbisa berasal dari ribuan kelenjar di daerah gusi.

Habitat Komodo sendiri saat ini hanya terdapat di pulau Komodo, Flores, Gili Matang, Gili Dasami dan Rinca, Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Komodo kini telah menjadi satwa yang dilindungi oleh pemerintah Indonesia dengan dibangunnya Taman Nasional Komodo.

Jalak Bali

Foto: greeners

Jalak Bali atau Leucopsar rothschildi dalam bahasa latin adalah hewan endemik asli Bali. Jalak Bali ditemukan pada tahun 1910 oleh seorang ahli hewan dari Inggris, Walter Rothschild. Hewan ini memiliki ciri khas warna biru di sekitar mata dan warna tubuh putih bersih. Ini adalah hewan yang terancam punah dan dilindungi oleh pemerintah Indonesia.

Jalak menjadi langka karena proses perkembangbiakan burung jalak yang panjang, serta perburuan liar yang terjadi. Jalak sendiri berkembang biak secara monogami, atau hanya akan memiliki satu pasangan dalam satu musim kawin yang menyebabkan rasio jenis kelamin hanya mencapai 1:1.

Jalak sendiri mulai melakukan proses penangkaran sejak umur 7 hingga 9 bulan. Mereka akan menghasilkan telur dengan jumlah maksimal hanya 3 butir telur dan akan dierami oleh induknya selama kurang lebih 16 hari sebelum menetas.

Burung ini sendiri memiliki panjang 25 cm, panjang paruh 3 cm, kepala 5 cm, leher 2 cm serta sayap dan ekor masing-masing 6 cm.

Harimau Sumatera

Foto: bbc

Harimau sumatera atau dalam bahasa latin Panthera Tigris Sondaica merupakan salah satu spesies hewan langka yang terancam punah. Hidup di pulau endemik asli Sumatera, hingga saat ini hanya tersisa sekitar 500 ekor harimau sumatera, hal ini disebabkan karena perusakan habitat dan angka kematian yang tinggi (Sejauh ini, 66 ekor harimau sumatera telah dibunuh antara tahun 1998 hingga 2000).

Harimau sumatera juga sering beredar dalam perdagangan ilegal dimana bagian tubuh diperjualbelikan dengan harga tinggi di pasar gelap, yaitu untuk membuat perhiasan, tas kulit, ikat pinggang dan masih banyak lagi. Harimau sumatera jantan memiliki panjang rata-rata 92 inci atau 233 cm dan berat 140 kg.

Sedangkan yang betina memiliki tinggi sekitar 78 inci atau sekitar 198 cm dan berat  sekitar 91 kg. Harimau sumatera mampu berkembang biak setiap saat dengan masa kehamilan 103 hari dan mampu melahirkan 2 atau 3 ekor anak harimau sekaligus.