Foto: kbaone
Hiasan Ini Selalu Ada Di Upacara Pernikahan
Popularitas Janur Kuning tidak hanya di daerah Jawa dan Bali, tetapi juga di Malaysia. Karena bentuknya seperti pita, daunnya dapat dengan mudah dianyam dan dipotong menjadi berbagai bentuk. Selama Idul Fitri, daunnya juga digunakan sebagai pembungkus kue beras yang dikenal sebagai ketupat di Indonesia dan juga negara tetangga Malaysia. Selama liburan seperti Waisak dan Natal, digunakan untuk menghias altar di kuil-kuil dan gereja-gereja lokal tertentu. Berikut ini berbagai macam jenis janur kuning yang biasa digunakan :
Gagar Mayang

Foto: suarabaru
Gagar Mayang atau Mayang Sari adalah hal biasa dalam pernikahan Jawa. Seni merangkai daun yang satu ini biasanya diletakkan di sisi kanan dan kiri kursi pelaminan. Gagar Mayang tingginya kurang lebih 180 cm, jumlahnya 2, bentuknya boleh sama atau berbeda tergantung selera. Bagian-bagiannya terdiri dari mahkota (yang memiliki kipas, buah dan bunga), bagian atas, bagian bawah dan tatakan.
Kembar Mayang

Foto: kbaone
Dalam upacara pernikahan Jawa, sepasang ornamen kombinasi daun kelapa, buah-buahan, dan bunga dipajang di tepi upacara pernikahan, yang disebut mayang kembar (kembar mayang) sebagai simbol bersatunya dua individu dalam sebuah rumah tangga. Terbuat dari rangkaian daun kelapa atau batang pohon pisang, beberapa buah dan lima bunga berwarna. Sedangkan warna keputihan daun diharapkan menjadi doa agar cinta dan kasih sayang antara kedua mempelai selalu awet muda dan mekar seperti sehelai daun. Kembar mayang melambangkan bahwa kedua mempelai harus memiliki perasaan yang sama antara hati dan kehendaknya.
Tarub

Foto: tarubtumpi
Tarub adalah hiasan lengkung di pintu gerbang/pintu masuk dalam sebuah perayaan pernikahan adat. Tarub biasanya diletakkan di pintu masuk upacara pernikahan dan dilewati oleh kedua mempelai, prosesi tamu dan keluarga (biasanya tempat diadakannya upacara adat pasrah tampi kepada kedua mempelai).
Tarub dihias dengan anyaman daun sedemikian rupa, biasanya juga dihias dengan bunga dan hasil bumi seperti pisang, kelapa dan sebagainya.
