Inilah Kisah Menarik Tentang Janur Kuning Inilah Kisah Menarik Tentang Janur Kuning

Foto: mahligaiindonesia

  • RAA
  • Rabu, 21 Juli 2021 - 09:59 WIB

Inilah Kisah Menarik Tentang Janur Kuning


Janur kuning telah digunakan dari zaman kuno di Indonesia, ketika nenek moyang menggunakannya untuk tujuan ritual.

Di masa lalu, pohon kelapa konon merupakan pemberian dari Dewi Sri, dewi kesuburan. Oleh karena itu, menghadirkan janur kuning melambangkan rasa syukur dan terima kasih. Tidak hanya itu, janur kuning juga mencerminkan budaya Indonesia yang memiliki pohon kelapa yang melimpah.

Di zaman modern, janur kuning digunakan di hampir setiap upacara di Indonesia mulai dari pemberkatan agama hingga perayaan sekuler, dari festival lokal hingga hari libur nasional.

Sudah  tertanam dalam budaya lokal Indonesia sehingga ada pepatah: sebelum janur kuning melengkung, saya tidak akan menyerah untuk mendapatkan Anda.

Janur kuning mengandung banyak makna dan simbolisme bagi orang Indonesia. Namun nama 'Janur' sendiri terinspirasi dari ungkapan bahasa Arab dan Jawa yaitu 'sejatining nur', yang berarti terang, bersih dan suci.

Hal ini terwujud dalam harapan untuk diberikan masa depan yang cerah dan jelas ke depan dan merasa tenang menghadapi kesulitan di masa depan.

Sedangkan kata 'kuning' berasal dari kalimat 'sabda dadi' yang artinya doa agar segala keinginan dari hati dan jiwa yang murni dan tulus dikabulkan.

Apalagi dalam pernikahan, janur melambangkan cahaya, membangun kehidupan baru bersama, melahirkan kehidupan baru yang diharapkan membawa berkah dan bermanfaat bagi keluarga dan orang lain.

Secara keseluruhan, janur kuning adalah harapan dan doa agar mereka diberkahi oleh Tuhan. Harapan ini juga diwujudkan dalam upacara-upacara yang dilakukan dengan tata cara yang benar.