Community Forestry, Sebuah Kunci Pelestarian Hutan Di Indonesia
Community Forestry adalah kunci di dalam pelestarian hutan di Indonesia dan bagian penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Sumber daya hutan yang dikelola secara berkelanjutan dalam menjadi sumber pendapatan yang penting bagi masyarakat.
Namun demikian ada berbagai macam tantangan yang dihadapi oleh masyarakat pengelola hutan. Salah satunya adalah kurangnya akses dan pemahaman akan pasar.
Termasuk kualitas dan kuantitas yang diminta pasar serta modal yang dibutuhkan. Upaya untuk mendukung bisnis hutan berbasis masyarakat dalam mengakses pasar sangatlah penting.
Market access player adalah jawaban untuk tantangan ini. Mereka adalah para wirausaha yang bertanggung jawab pada seluruh nilai rantai produk hutan.
Timurasa adalah contohnya. Market access player ini memberikan dampak khusus nya pada masyarakat Kepulauan Makian, Alor dan Pantar di wilayah Timur Indonesia.
Yaitu melalui pengembangan komoditas hutan dengan produk kacang kenari. Timurasa bersaman komunitas lokal memanen kacang kenari secara berkelanjutan, mengembangkan nilai tambah dalam proses produksi, serta menyediakan permodalan untuk pengembangan berbagai macam produk kacang kenari.

Market access player membawa setiap keahliannya dalam proses produksi atas komoditas produk yang mereka jual. Memberdayakan masyarakat untuk menciptakan produk yang berkualitas sesuai dengan permintaan pasar.
Kemitraan dengan masyarakat ini terus berkelanjutan dan membawa keuntungan bagi semua pihak.
Market access player menginvestasi kembali keuntungannya untuk memperluas kerja sama dengan komunitas di wilayah lain atau untuk pengembangan di lini produk yang baru.
Di bawah koordinasi Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta Kementrian Desa, Timurasa mendukung komunitas lokal dalam memperkuat Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) dan membeli kacang kenari dari BUMDES yang telah terbentuk.
Timurasa kemudian mengemas,memasarkan kemudian menjual produk kacang kenari langsung kepada konsumen serta bermitra dengan BUMDES dalam pengembangan dan kapasitas bisnisnya.
Hal ini sejalan dengan pernyataan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Indonesia
bahwa pendampingan dalam aspek bisnis sangat penting bagi masyarakat pengelola hutan.
Market access player membawa dampak positif bagi hutan yang dikelola masyarakat dalam perspektif agroforestry, lingkungan, sosial dan bisnis.
Dampak positif tersebut mulai terlihat di Pulau Makian , dimana masyarakat dan Timurasa bekerja sama dalam memproduksi dan mengirim produk kacang kenari berkualitas tinggi ke pasar.
Hasilnya nilai kacang kenari meningkat yang membawa dampak positif bagi penghidupan dan mata pencaharian bagi masyarakat sekitar hutan.

Peningkatan nilai ini memberikan insentif bagi masyarakat untuk melindungi dan tidak menebang pohon kenari karena kelanjutan pendapatan dari hutan tidak akan terjadi tanpa adanya pelestarian hutan itu sendiri.
Timurasa dan market access player lainnya telah menunjukkan bagaimana pendekatan dari pasar dapat memberikan kontribusi yang nyata dan berjangka panjang bagi pengelolaan hutan oleh masyarakat.
Suatu pendekatan strategis yang sangat penting untuk mendukung suksesnya pelaksanaan perhutananan sosial sebagai salah satu kebijakan prioritas Indonesia
Dapatkan produk-produk berkualitas dari Timurasa. Klik timurasa.com atau login ke Instagram @timurasaindonesia

