Tari Rudat, Tarian Tradisional Dari Pulau Lombok Tari Rudat, Tarian Tradisional Dari Pulau Lombok

Foto: bloka

  • RAA
  • Kamis, 24 Juni 2021 - 19:02 WIB

Tari Rudat, Tarian Tradisional Dari Pulau Lombok


Tari Rudat merupakan tarian tradisional yang masih sering ditampilkan di pulau Lombok, Provinsi NTB.

Pertunjukan Tari Rudat sangat kental nuansa islami baik dari segi kostum, lagu maupun iringan pertunjukan.

Tari rudat biasanya ditampilkan dalam berbagai acara seperti Khitanan, Maulid Nabi, Khatam Al-Quran, Peringatan Isra Mi'raj dan juga peringatan hari besar Islam lainnya.

Sejarah asal mula Tari Rudat masih belum diketahui, namun dari beberapa sumber dikatakan bahwa tarian ini berasal dari Turki dan sudah ada sejak masuknya Islam ke Indonesia.

Tarian ini digunakan oleh para ulama terdahulu sebagai media dalam penyebaran agama Islam.

Banyak yang mengatakan juga bahwa, Tari Rudat ini merupakan pengembangan dari Dzikir Saman dan juga Budrah.

Dzikir Saman ini merupakan seni tari dengan gerakan pencak silat dan juga diiringi dengan dzikir.

Sedangkan pada Budrah adalah tarian yang diiringi dengan iringan seperangkat musik rebana berukuran besar.

Dalam pertunjukannya, tarian ini biasanya dimainkan oleh 13 orang penari yang berdandan seperti prajurit.

Dalam kelompok penari ini biasanya dipimpin oleh seorang panglima. Tari rudat umumnya ditampilkan dengan gerakan yang lebih didominasi oleh gerakan kaki dan tangan.

Gerakan ini hampir mirip dengan gerakan bela diri atau gerakan pencak silat. Selain melakukan gerakan tari, para penari juga sambil menyanyikan lagu-lagu yang berirama melayu dengan lirik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Arab.

Dalam pertunjukannya, Tari Rudat juga diiringi oleh beberapa alat musik pengiring seperti rebana, jidur, dap, mandolin dan juga biola.